SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gayam, Sumenep, menggelar rangkaian kegiatan bernuansa spiritual melalui Haul dan Tasyakuran, Jum’at (2/1/2026), di kantor KUA setempat.
Suasana khidmat menyelimuti ruang utama KUA Gayam saat lantunan doa dan zikir dikumandangkan. Kegiatan ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan wasilah doa bagi para pendahulu serta pejuang pembangunan di lingkungan Kementerian Agama, yang telah meletakkan fondasi moderasi beragama dan kerukunan umat di tanah air.
Kepala KUA Kecamatan Gayam, Muhamad Ramli Abd Hamid, S.Ag, MM, mengatakan bahwa momen ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh pegawai.
“Kegiatan ini adalah wujud syukur kami atas perjalanan panjang delapan dekade Kementerian Agama. Ini saat yang tepat bagi kita untuk menilai sejauh mana kita telah memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ramli menekankan bahwa peringatan HAB bukan hanya sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, usia 80 tahun Kementerian Agama menjadi simbol kematangan institusi sekaligus momentum refleksi perjalanan panjang pelayanan yang telah dijalankan.
“Peringatan HAB bukan sekadar seremoni, tetapi momentum evaluasi diri bagi seluruh jajaran pegawai. Melalui doa bersama ini, kami memohon kekuatan agar KUA Gayam tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial dan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan semangat “Indonesia Hebat Bersama Umat”, Ramli menegaskan komitmen KUA Gayam untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, memperkuat literasi keagamaan yang inklusif, serta memastikan nilai-nilai keagamaan tetap menjadi ruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Ini bukan sekadar formalitas, tapi wujud nyata dedikasi kami dalam melayani umat. Kami berharap ke depan KUA Gayam bisa terus menjadi teladan dalam harmonisasi sosial dan pelayanan prima,” tuturnya.
Puncak tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian instansi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat kekeluargaan antar-pegawai, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat yang hadir.












