BeritaDaerah

Polsek Guluk-Guluk Bersama TNI dan Warga Sigap Tangani Longsor di Desa Payudan Daleman

335
×

Polsek Guluk-Guluk Bersama TNI dan Warga Sigap Tangani Longsor di Desa Payudan Daleman

Sebarkan artikel ini
Polsek Guluk-Guluk, Koramil, dan warga bahu-membahu membersihkan material longsor di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Guluk-Guluk, Sumenep. Foto/Humas.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Polsek Guluk-Guluk Polres Sumenep bersama TNI dan warga bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Longsor ini terjadi pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan sejak malam hari.

Material tanah longsor menutup total akses jalan kampung yang menghubungkan Desa Payudan Daleman dengan Desa Batuampar. Akibatnya, jalur tersebut sempat lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski begitu, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Merespons cepat kondisi tersebut, pada Rabu (17/12/2025) pagi, jajaran Polsek Guluk-Guluk bersama personel Koramil Guluk-Guluk, unsur Forkopimka Kecamatan Guluk-Guluk, serta warga setempat langsung turun ke lokasi. Sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, mereka bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup badan jalan dengan peralatan seadanya.

Hasil kerja bakti lintas unsur tersebut mulai terlihat. Akses jalan yang semula tertutup kini sudah dapat dilalui secara terbatas oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Namun, kendaraan roda empat masih belum dapat melintas karena volume tanah longsoran yang cukup besar.

“Kami bersama TNI dan masyarakat berupaya semaksimal mungkin agar akses jalan ini bisa segera dibuka, meskipun dengan keterbatasan peralatan di lapangan,” kata Kapolsek Guluk-Guluk AKP Akhmad Gandi, S.H.

Ia menambahkan, penanganan lanjutan membutuhkan dukungan alat berat agar pembersihan material longsor dapat dilakukan secara optimal. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan Polres Sumenep untuk menjembatani komunikasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep.

“Kami berharap BPBD segera menurunkan alat berat seperti ekskavator agar jalan bisa kembali berfungsi normal dan dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya.

Di sela kegiatan, AKP Akhmad Gandi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga Dusun Artakoh untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem dan kondisi wilayah yang rawan longsor.

“Kami imbau warga memperhatikan tanda-tanda awal longsor, menghindari aktivitas di sekitar lereng atau tebing saat dan setelah hujan, serta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika kondisi membahayakan,” tegasnya.

Selain itu, Kapolsek menekankan pentingnya langkah pencegahan guna menghindari longsor susulan. Warga diminta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon sembarangan di sekitar lereng yang rawan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi tanah.

“Jika melihat adanya pergerakan tanah atau tanda-tanda mencurigakan, kami minta warga segera melapor kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau Polsek terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas AKP Akhmad Gandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *