Berita

Unitomo dan Pemprov Jatim Matangkan Kolaborasi, Cetak SDM Unggul Jatim Menuju Gerbang Baru Nusantara

78
×

Unitomo dan Pemprov Jatim Matangkan Kolaborasi, Cetak SDM Unggul Jatim Menuju Gerbang Baru Nusantara

Sebarkan artikel ini
Unitomo dan Pemprov Jatim menggelar FGD membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan SDM unggul. Foto/Klik Times.

SURABAYA | KLIKTIMES.ID – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mempertegas perannya sebagai rumah pengetahuan yang aktif mendorong pembangunan daerah.

Pada Selasa (09/12/2025), kampus yang berada di kawasan Semolowaru itu menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan fokus membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan SDM unggul.

Digelar di Ruang RM Soemantri, FGD bertema “Kebijakan Pemprov Jawa Timur dalam Mendorong Keterlibatan Perguruan Tinggi pada Pembangunan SDM Unggul Menuju Jatim Gerbang Baru Nusantara” itu menjadi ruang strategis bertemunya gagasan akademisi dengan arah kebijakan pemerintah.

Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, tampil sebagai keynote speaker dan langsung menegaskan bahwa kolaborasi adalah kata kunci untuk mempercepat kemajuan Jawa Timur.

“Perguruan tinggi tidak boleh berdiri sendiri. Kami harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan, mengawal, sekaligus mengkritisi kebijakan publik agar pembangunan SDM berjalan berorientasi masa depan,” tegasnya.

Menurutnya, Unitomo ingin berdiri tegak sebagai kampus yang tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menjadi laboratorium gagasan yang berkontribusi nyata pada pembangunan.

Suasana diskusi menghangat ketika Muhammad Suluh, Kepala Bidang Kompetensi Dasar dan Managerial BPSDM Provinsi Jatim, memaparkan arah kebijakan pengembangan kompetensi aparatur dan masyarakat.

Ia menyebut era perubahan menuntut SDM yang adaptif, dan di sinilah kampus punya peran sangat penting.

“Pemprov Jatim membuka ruang semakin luas bagi perguruan tinggi. Kami membutuhkan dukungan akademik berbasis riset agar program peningkatan kompetensi berjalan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurut Suluh, kolaborasi semacam ini adalah jembatan untuk melahirkan kebijakan berbasis bukti, bukan sekadar asumsi.

Wakil Rektor I Unitomo, Amirul Mustofa, juga hadir sebagai narasumber dan menyoroti kebutuhan sinkronisasi antara dunia kampus dan industri.

“Unitomo siap memaksimalkan riset terapan, pengabdian masyarakat, dan kemitraan industri agar lulusan benar-benar sesuai kebutuhan Jawa Timur ke depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kampus harus berani melakukan lompatan inovasi agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, literasi digital, dan kemampuan kolaboratif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur sekaligus Ketua IKA Unitomo, Drajad Irawan, menutup diskusi dengan penekanan pada peran strategis alumni.

“IKA Unitomo berdiri di titik penting antara pemerintah, industri, dan kampus. Kami siap menjadi jembatan agar sinergi ini tidak berhenti pada forum, tetapi diwujudkan dalam program-program nyata,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *