Foto KlikTimes
BeritaDaerahHukum

Mobil Dinas Polsek Lenteng Diduga Serobot Antrean BBM di SPBU Ganding, Kapolresta Sumenep Beri Atensi

2607
×

Mobil Dinas Polsek Lenteng Diduga Serobot Antrean BBM di SPBU Ganding, Kapolresta Sumenep Beri Atensi

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu merespons laporan dugaan mobil dinas Polsek Lenteng menyerobot antrean BBM di SPBU Ganding. Foto/Kolase.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Dugaan mobil dinas milik Kepolisian Sektor (Polsek) Lenteng mendahului antrean kendaraan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjadi perbincangan warganet.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah diunggah melalui akun TikTok Kliktimes.id dengan judul “Mobil Dinas Polsek Lenteng Diduga Serobot Antrean BBM di SPBU Ganding, Warga Pertanyakan Etika Polisi”.

Unggahan itu memicu beragam komentar. Sejumlah warganet menduga kendaraan tersebut sedang menjalankan tugas patroli sehingga dinilai memiliki kepentingan operasional.

Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa kendaraan dinas tidak serta-merta dapat memperoleh keistimewaan untuk mendahului antrean.

Berdasarkan pantauan Kliktimes pada Minggu (1/11/2026), akun @Syaifulbahri2465 menyampaikan kritik terhadap tindakan yang diduga dilakukan anggota kepolisian tersebut.

“Udah gak memberi contoh yang gak baik, gimana mau dihormati,” tulisnya.

Berbeda dengan komentar tersebut, akun @LR memberikan pembelaan dengan menyebut adanya kendaraan tertentu yang dapat memperoleh prioritas saat mengisi BBM, terutama untuk kepentingan darurat.

“Orang tua menyekolahkan kita agar pintar. Ada beberapa kendaraan yang diprioritaskan di SPBU, seperti mobil ambulans, damkar, dan mobil operasional darurat atau dinas tertentu,” tulisnya.

Namun, pendapat itu mendapat tanggapan berbeda dari akun @muhshi._ramadani. Ia mempertanyakan alasan kendaraan kepolisian mendahului antrean, terlebih terdapat dua mobil dinas sekaligus.

“Tapi gak gitu juga, Bos. Masa asal nyerobot, dan itu pun dua langsung mobil polisinya,” tulisnya.

Selain melalui kolom komentar, peristiwa tersebut juga ramai dibicarakan setelah beredarnya rekaman video yang diunggah warga bernama Asmuni. Dalam video itu, terlihat dugaan perilaku anggota kepolisian saat berada di SPBU Ganding.

Asmuni turut menyampaikan keberatannya terhadap tindakan yang diduga dilakukan anggota Polsek Lenteng. Ia juga mengungkapkan adanya permintaan dari seseorang yang diduga anggota kepolisian agar rekaman video tersebut tidak disebarluaskan.

“Ayolah, Mas, jangan gitu, …” demikian potongan percakapan yang terdengar dalam rekaman tersebut.

Namun begitu, Kliktimes berupaya menyampaikan informasi mengenai dugaan penyerobotan antrean BBM kepada Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu melalui pemberitaan yang telah dipublikasikan.

Kapolresta Sumenep merespons informasi tersebut dengan mengiyakan dan menyampaikan pesan “86” sebagai bentuk penerimaan laporan untuk selanjutnya mendapat atensi kepada jajarannya.

Sementara itu, Asmuni tetap mempertanyakan dugaan tindakan mendahului antrean yang melibatkan kendaraan dinas kepolisian tersebut.

Menurutnya, penggunaan fasilitas kedinasan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan hak pengguna fasilitas umum lainnya.

“Jangan kemudian mentang-mentang (menggunakan kendaraan dinas), dengan seenaknya mendahului deretan mobil yang lain,” tegasnya.

Asmuni juga menyatakan akan terus menindaklanjuti persoalan tersebut secara proaktif. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, baik di lingkungan Polsek Lenteng maupun satuan kepolisian lainnya.

“Saya akan terus mengawal persoalan ini agar tidak terulang kembali. Jangan sampai kendaraan dinas justru dijadikan alasan untuk mendahului hak masyarakat yang sudah lebih dulu mengantre. Polisi seharusnya memberikan contoh kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, Kliktimes belum memperoleh keterangan resmi dari Polsek Lenteng mengenai peristiwa tersebut.

Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk meminta klarifikasi, sekaligus memastikan apakah penggunaan kendaraan dinas tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas kedinasan atau terdapat alasan lain yang menyebabkan kendaraan diduga mendahului antrean BBM di SPBU Ganding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *