BeritaDaerahPendidikan

Wakili Sumenep di Kancah Global, M. Deni Hidayatullah Lolos International Conference Santri Mendunia

904
×

Wakili Sumenep di Kancah Global, M. Deni Hidayatullah Lolos International Conference Santri Mendunia

Sebarkan artikel ini
M. Deni Hidayatullah, mahasiswa Pascasarjana Universitas Annuqayah. Foto/Ist.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. M. Deni Hidayatullah, mahasiswa Pascasarjana Universitas Annuqayah, berhasil lolos seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM) 2026.

Deni menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Sumenep yang berhasil menembus ajang internasional tersebut. Ia terpilih sebagai salah satu dari 60 peserta terbaik dari seluruh Indonesia berdasarkan Letter of Acceptance (LoA) yang diterbitkan penyelenggara Santri Mendunia.

ICSM 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. Forum tersebut mempertemukan akademisi, pelajar, serta santri terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah agenda akan digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari kunjungan edukatif, presentasi karya dan gagasan, hingga diskusi lintas negara.

Forum ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mendiskusikan peran strategis santri di tengah perkembangan global sekaligus membangun jejaring internasional di kawasan Asia Tenggara.

Capaian Deni mendapat apresiasi dari civitas akademika Pascasarjana Universitas Annuqayah. Ketua Program Studi Pascasarjana Universitas Annuqayah, Abd. Warits, M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan tersebut.

“Kami sangat bangga atas capaian M. Deni Hidayatullah. Lolos di antara 60 peserta terpilih se-Indonesia menegaskan bahwa tradisi keilmuan serta riset mahasiswa Pascasarjana Universitas Annuqayah memiliki daya saing tinggi dan mampu berkiprah di level internasional,” ujar Abd. Warits.

Deni sendiri mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membawa nama baik almamater dan Kabupaten Sumenep.

“Ini merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi karier akademik saya, tetapi juga bukti bahwa santri dan mahasiswa dari pesantren, khususnya Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, mampu bersaing di kancah global,” ungkap Deni.

Melalui keikutsertaannya dalam ICSM 2026, Deni berharap dapat membawa gagasan yang produktif sekaligus memperluas wawasan mengenai diplomasi kebudayaan santri.

Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Madura untuk terus mengembangkan potensi dan berani menembus ruang prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan terpilihnya Deni sebagai salah satu dari 60 peserta terbaik, nama Sumenep turut hadir dalam forum yang membawa gagasan santri Indonesia ke ruang perjumpaan internasional di tiga negara Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *