BeritaDaerahKesehatan

Pegawai Puskesmas Dasuk Tunjukkan Gestur ‘Fuck’ di Hari Kemerdekaan RI, Kepala Puskesmas Minta Maaf

1023
×

Pegawai Puskesmas Dasuk Tunjukkan Gestur ‘Fuck’ di Hari Kemerdekaan RI, Kepala Puskesmas Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Pegawai Puskesmas Dasuk terlihat menunjukkan gestur “fuck” dalam sebuah foto yang diterima Kliktimes.Foto/Kliktimes.

SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Momentum Agustus yang semestinya menjadi waktu untuk mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan semangat nasionalisme justru diwarnai dugaan gestur tidak pantas di lingkungan Puskesmas Dasuk, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

Dilihat Kliktimes, Sabtu (15/8/2026), seorang pegawai Puskesmas Dasuk terlihat menunjukkan gestur yang diduga menyerupai simbol “fuck” dalam fotonya yang diterima media ini.

Gestur tersebut menuai perhatian karena dilakukan di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan yang semestinya menjunjung tinggi etika, profesionalitas, serta sikap yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Peristiwa itu turut mendapat sorotan dari aktivis Sumenep, Hairul. Ia menilai momentum bulan kemerdekaan seharusnya diisi dengan sikap yang mencerminkan penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus semangat kebangsaan.

“Bulan Agustus ini seharusnya menjadi momentum untuk menghormati jasa para pahlawan dan menunjukkan sikap yang mencerminkan semangat kemerdekaan. Apalagi ini berada di lingkungan fasilitas pelayanan publik, sehingga etika dan sikap harus benar-benar dijaga,” ujar Hairul.

Menurutnya, pegawai yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu menjaga perilaku dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Terlepas dari apa pun maksud gestur tersebut, hal seperti ini tentu perlu menjadi perhatian. Jangan sampai tindakan yang dianggap sepele justru menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi pelayanan publik,” tegasnya.

Di konfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Dasuk Hj Titik Nurhayati menyampaikan permohonan maaf atas tindakan pegawainya tersebut.

Kapus yang akrab disapa Iyat itu mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah dengan menegur pegawai yang bersangkutan.

Ia juga menyatakan bahwa tayangan yang menampilkan gestur tersebut akan dihapus.

“Iya Mas, atas nama pegawai Puskesmas yang dimaksud, saya mohon maaf dan akan kami hapus tayangannya,” kata Iyat.

Ia menegaskan, pegawai tersebut telah diberikan teguran agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Iya, anaknya sudah saya tegur, Mas. Sekali lagi saya mohon maaf atas kekhilafannya,” ujar Iyat.

Permintaan maaf tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pihak Puskesmas Dasuk menyikapi tindakan pegawai yang dinilai kurang pantas tersebut.

Pihak Puskesmas diharapkan terus memperkuat pembinaan terhadap seluruh pegawai, khususnya terkait etika dan profesionalitas. Sebab, fasilitas kesehatan merupakan ruang pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *