BeritaInternasionalNasional

Prabowo dan Presiden Belarus Saksikan Penandatanganan 7 MoU, Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026-2030

651
×

Prabowo dan Presiden Belarus Saksikan Penandatanganan 7 MoU, Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026-2030

Sebarkan artikel ini
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyaksikan penandatanganan tujuh MoU serta peluncuran roadmap kerja sama Indonesia-Belarus 2026-2030 di Istana Merdeka. Foto/Setneg.

JAKARTA, KLIKTIMES.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko menyaksikan penandatanganan tujuh nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan sejumlah perjanjian kerja sama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, kedua kepala negara juga menyepakati peluncuran Peta Jalan Pengembangan Bidang-Bidang Utama Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 sebagai arah penguatan hubungan bilateral dalam lima tahun ke depan.

Prabowo mengatakan, penandatanganan berbagai dokumen kerja sama itu menjadi bukti komitmen Indonesia dan Belarus untuk mempererat hubungan di berbagai sektor strategis.

“Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerja sama oleh delegasi kedua negara. Di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan, juga di bidang kerja sama pertahanan hubungan kami sangat baik,” ujar Prabowo dalam keterangan pers bersama Lukashenko.

Prabowo berharap seluruh kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti pada tahap seremoni, tetapi segera diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

“Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara,” katanya.

Adapun tujuh dokumen kerja sama yang disepakati meliputi:

  • Kerja sama industri antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Perindustrian Belarus.
  • Kerja sama bidang kebudayaan antara Kementerian Kebudayaan RI dan Kementerian Kebudayaan Belarus.
  • Kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Nasional Belarus.
  • Kerja sama bidang kesehatan antara Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Kesehatan Belarus.
  • Kerja sama ilmiah dan teknis antara BRIN dan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus.
  • Kerja sama pertukaran laporan intelijen terkait pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal antara PPATK RI dan Departemen Pemantauan Keuangan Komite Kontrol Negara Belarus.
  • Kerja sama bidang akreditasi nasional antara Komite Akreditasi Nasional RI dan Belarusian State Center for Accreditation.
  • Selain penandatanganan berbagai MoU tersebut, Indonesia dan Belarus juga meluncurkan Roadmap Pengembangan Bidang-Bidang Utama Kerja Sama 2026-2030 sebagai panduan pelaksanaan kemitraan strategis kedua negara.

Kesepakatan ini diharapkan mempererat hubungan bilateral sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan kerja sama strategis yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *