banner 728x90
Berita

Bulog Kancab Madura Mulai Salurkan Banpang di Sumenep untuk Februari–Maret 2026, Ini Sasarannya!

20
×

Bulog Kancab Madura Mulai Salurkan Banpang di Sumenep untuk Februari–Maret 2026, Ini Sasarannya!

Sebarkan artikel ini
Perum BULOG Kancab Madura mulai menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng di Kabupaten Sumenep untuk alokasi Februari–Maret 2026. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Madura mulai menyalurkan bantuan pangan (Banpang) berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret 2026 di Kabupaten Sumenep.

Penyaluran perdana dilaksanakan pada Senin (30/3/2026) dengan menyasar Kecamatan Kota Sumenep dan Kecamatan Batuan sebagai tahap awal distribusi.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, mengatakan penyaluran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami berkomitmen memastikan bantuan pangan ini tersalurkan dengan baik, tepat waktu, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rofi’i.

Program bantuan pangan ini merupakan penugasan pemerintah pusat kepada Perum BULOG melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Secara keseluruhan, bantuan akan disalurkan kepada 718.652 penerima bantuan pangan (PBP) di wilayah kerja BULOG Madura yang meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Di Kabupaten Sumenep, jumlah penerima bantuan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada penyaluran Oktober–November 2025 tercatat sebanyak 119.282 PBP, sementara pada alokasi Februari–Maret 2026 meningkat menjadi 200.796 PBP atau naik sekitar 68,34 persen.

Rofi’i menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan untuk dua bulan sekaligus, yakni 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua bulan agar lebih efisien dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.

Menurut Rofi’i, peningkatan jumlah penerima di Sumenep mencerminkan perluasan cakupan program sekaligus respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Di sisi lain, BULOG juga menekankan pentingnya pengawasan selama proses distribusi berlangsung. Transparansi dan ketertiban dinilai menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Kami mengimbau seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga ketertiban dan transparansi selama penyaluran berlangsung,” ucap Rofi’i.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *