SUMENEP, KLIKTIMES.ID – Momentum peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep menjadi ruang refleksi untuk memperkuat semangat pengabdian dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan setiap kesempatan dalam kehidupan dengan menebarkan kebaikan melalui karya dan pengabdian.
Menurut Arif, kehidupan yang bermakna bukan diukur dari seberapa lama seseorang dikenang, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan dan perubahan positif yang dihadirkan bagi kehidupan orang lain.
“Kelak, kita pun akan menjadi bagian dari sejarah. Maka, selagi diberi waktu, tinggalkanlah kebaikan melalui karya dan pengabdian. Sebab, hidup yang berarti bukan tentang seberapa lama nama kita dikenang, melainkan seberapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena kehadiran kita,” ungkap Arif dalam pesan peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.
Ia menegaskan, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari keberhasilan pembangunan fisik maupun capaian program pemerintah. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Karena itu, momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam merencanakan serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Arif, sapaan akrabnya, berharap semangat pengabdian tersebut terus tumbuh dan menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan.
Ia juga mengajak generasi saat ini untuk senantiasa menghargai perjuangan dan jasa para pendahulu dengan melanjutkan cita-cita mereka melalui kerja nyata, ketulusan, serta kontribusi positif bagi daerah.
“Selamat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Semoga perjuangan para pendahulu selalu hidup dalam ketulusan kita mengabdi,” demikian pesannya.

















