BeritaEkonomiNasional

IKA ISMEI Jatim Resmi Dilantik, Perkuat Ekonomi Daerah

21
×

IKA ISMEI Jatim Resmi Dilantik, Perkuat Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
IKA ISMEI Jatim Resmi Dilantik, Perkuat Ekonomi Daerah. Foto/Ist

SURABAYA, KLIKTIMESID – Ikatan Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) Jawa Timur resmi melantik kepengurusan baru dalam acara yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan ini dirangkai dengan Dialog Ekonomi Jawa Timur 2026 yang mengangkat tema penguatan pertumbuhan ekonomi inklusif, resilien, dan berkelanjutan menuju Gerbang Baru Nusantara.

Melalui momentum tersebut, IKA ISMEI Jatim menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah, otoritas keuangan, perguruan tinggi, dan sektor swasta.

Dalam dialog ekonomi tersebut, perwakilan Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mewakili Gubernur Jawa Timur memaparkan posisi strategis Jatim sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Jawa Timur disebut menyumbang 25,40 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa dan 14,34 persen terhadap perekonomian nasional.

Keberadaan 13 kawasan industri, dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni KEK Gresik dan KEK Singhasari, serta Pelabuhan Tanjung Perak menjadi bagian dari kekuatan infrastruktur ekonomi Jawa Timur. Pelabuhan tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik menuju 17 provinsi di kawasan Indonesia Timur.

Meski memiliki posisi strategis, pemerataan pembangunan masih menjadi perhatian. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Dari sektor keuangan, Asisten Manajer OJK Provinsi Jawa Timur, Novian Abdi Firdausi, menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Peningkatan pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan dinilai semakin penting seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi digital.

OJK terus mendorong Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) serta meningkatkan edukasi mengenai risiko pinjaman online ilegal, penipuan digital atau scam, dan penyalahgunaan fitur PayLater.

Selain itu, keberadaan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan optimalisasi Program Penguatan Ekonomi Daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) turut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat perlindungan konsumen dan akses keuangan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lamandau, Dr. H. Rizky Aditya Putra, S.E., M.M., menyoroti pentingnya sinergi antardaerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi, khususnya melalui konektivitas logistik pangan.

Jawa Timur sebagai salah satu sentra produksi dan lumbung pangan dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama dengan daerah mitra, termasuk Kabupaten Lamandau di Kalimantan Tengah.

Kolaborasi tersebut dapat mencakup distribusi pangan, standardisasi tenaga kerja, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kerja sama pendidikan tinggi dan vokasi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

Perspektif ketahanan ekonomi nasional turut disampaikan Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, Ph.D. Ia menggarisbawahi perlunya fluidity policy, yakni kebijakan yang adaptif dan fleksibel dalam menghadapi perubahan serta guncangan ekonomi global.

Menurut paparan tersebut, transisi menuju energi terbarukan, desentralisasi ekonomi, dan diversifikasi sektor usaha menjadi sejumlah langkah penting untuk memperkuat ketahanan perekonomian Indonesia. Dalam skenario keberlanjutan yang disampaikan, pertumbuhan ekonomi hingga 6,3 persen menjadi salah satu sasaran yang dibahas.

Ketua IKA ISMEI Jawa Timur, Mahrezaldy Creza, S.E., M.A., Ak., menyampaikan bahwa pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal untuk memperkuat kontribusi alumni di bidang ekonomi dan kebijakan publik.

“IKA ISMEI Jawa Timur siap mengambil peran aktif sebagai episentrum pemikiran dan aksi kolaboratif. Dengan menyatukan potensi alumni lintas sektor, kami berkomitmen mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, memperkuat literasi keuangan masyarakat, serta mendorong keterhubungan ekonomi Jawa Timur dengan Nusantara,” tegasnya.

IKA ISMEI Jatim juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang, menurut organisasi tersebut, konsisten berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Apresiasi ini diberikan di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah akibat penurunan nilai transfer ke daerah.

Bagi IKA ISMEI Jatim, tantangan pembangunan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan menjaga angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat. Penguatan UMKM, pemerataan pembangunan, peningkatan literasi keuangan, serta konektivitas antardaerah menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pelantikan kepengurusan baru dan Dialog Ekonomi Jawa Timur 2026, IKA ISMEI Jatim berharap kolaborasi antara pemerintah, OJK, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus gerbang penghubung kawasan Indonesia Timur, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

IKA ISMEI Jawa Timur merupakan wadah berhimpun para alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia di wilayah Jawa Timur yang berkomitmen memberikan pemikiran strategis, mendorong advokasi kebijakan, dan melaksanakan pengabdian masyarakat bagi kemajuan perekonomian bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *