BeritaDaerahPendidikan

Dr. Nur’annafi Terpilih Jadi Dekan Fikom Unitomo Periode 2026–2030

895
×

Dr. Nur’annafi Terpilih Jadi Dekan Fikom Unitomo Periode 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Dr. Nur’annafi Farni Syam Maella, M.I.Kom. Foto/Ist.

SURABAYA, KLIKTIMES.ID – Dr. Nur’annafi Farni Syam Maella, M.I.Kom., terpilih sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya periode 2026–2030.

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan memperkuat pengembangan Fikom Unitomo di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan perubahan kebutuhan dunia industri.

Terpilihnya Dr. Nur’annafi menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan Fikom Unitomo. Kehadirannya diharapkan membawa energi baru untuk mendorong inovasi sekaligus memperkuat kemampuan fakultas dalam merespons perkembangan teknologi digital.

Perubahan teknologi turut mengubah kebutuhan industri komunikasi. Dunia media, hubungan masyarakat, komunikasi korporat, pemasaran digital, produksi konten hingga komunikasi pemerintahan membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kreatif, dan adaptif.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan Fikom Unitomo selama empat tahun ke depan. Penguatan pembelajaran, kompetensi digital mahasiswa, kerja sama dengan dunia industri, serta pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sejumlah aspek yang perlu terus diperkuat.

Meski dipercaya memimpin fakultas, Dr. Nur’annafi memilih tidak mengawali masa kepemimpinannya dengan sederet janji. Ia memandang jabatan dekan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tidak ingin menjanjikan apa-apa karena bagi saya, jabatan ini adalah amanah. Ini bukan sesuatu yang hanya untuk dirayakan, tetapi mengandung tanggung jawab yang besar,” ujar Dr. Nur’annafi.

Menurutnya, tanggung jawab dekan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan kelembagaan. Ia juga bertanggung jawab mendampingi mahasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan dan menjadi sarjana yang mampu berkontribusi di masyarakat.

“Saya harus bertanggung jawab kepada mahasiswa. Mereka tentu ingin menjadi sarjana yang dapat diterima dan berkontribusi di masyarakat. Di dalam harapan mahasiswa tersebut juga terdapat harapan besar dari orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Fikom Universitas Dr. Soetomo,” katanya.

Dr. Nur’annafi menegaskan, pengembangan fakultas tidak dapat dilakukan seorang diri. Dibutuhkan kerja sama seluruh unsur di lingkungan Fikom Unitomo maupun pihak eksternal.

Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, orang tua, universitas, mitra industri, pemerintah, media, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memperkuat mutu pendidikan.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dengan masa kepemimpinan 2026–2030, Fikom Unitomo memasuki fase regenerasi. Pengembangan fakultas ke depan akan bertumpu pada keterlibatan sivitas akademika dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga relevansi pendidikan ilmu komunikasi di tengah perubahan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *