BeritaDaerah

Bos Ayunda Group Borong Olahan Singkong Pemuda Tani di Pamekasan

887
×

Bos Ayunda Group Borong Olahan Singkong Pemuda Tani di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
H. Bambang Budianto, pemilik Ayunda Group, memborong seluruh olahan singkong Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Palengaan saat Pameran Pertanian di Sumedangan, Pamekasan. Foto/Nm.

PAMEKASAN, KLIKTIMES.ID – H. Bambang Budianto, pemilik Ayunda Group, memborong seluruh produk olahan singkong yang dipamerkan Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Palengaan dalam Pameran Pertanian di Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Bambang yang juga menjadi sponsor kegiatan tersebut mengapresiasi kreativitas para pemuda tani dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.

Pameran Pertanian dalam rangka memperingati Hari Tani Indonesia itu berlangsung Sabtu hingga Senin (22-24/8/2026). Berbagai produk hasil pertanian dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Stan Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Palengaan menjadi salah satu yang menarik perhatian. Mereka membawa 11 varian olahan berbahan dasar singkong.

Produk yang dipamerkan antara lain getuk, lupis, cenil, kolak, tape, singkong kukus, dan singkong goreng. Ada pula camilan seperti keripik tete, kericik aneka rasa, serta korket singkong.

Melihat produk-produk tersebut, Bambang tanpa ragu memborong seluruh olahan singkong yang dipamerkan. Produk itu dibawa untuk dibagikan kepada keluarga dan para karyawannya.

“Saya bangga dengan produk-produk pertanian ini. Saya borong untuk keluarga dan karyawan agar mereka tahu bahwa hasil olahan tani lokal tidak kalah bersaing dengan produk-produk modern,” ujar Bambang.

Menurutnya, hasil olahan pertanian lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Selain murni dan belum terkontaminasi zat kimia, olahan ini sangat bagus untuk kesehatan,” katanya.

Bambang mengatakan dirinya tumbuh dari keluarga petani. Karena itu, dia menilai petani memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan menjadi salah satu tulang punggung bangsa.

Dia juga mendorong para penyuluh pertanian untuk rutin menggelar kegiatan serupa hingga tingkat desa. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi tempat bagi petani untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan hasil pertanian.

Bambang berharap pemerintah daerah turut memberikan fasilitas untuk mengembangkan olahan singkong. Menurutnya, produk tersebut berpeluang menjadi salah satu produk dasar UMKM unggulan di Pamekasan.

“Semoga olahan singkong ini bisa difasilitasi dan dikembangkan sehingga menjadi produk unggulan UMKM Pamekasan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *