SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Tongkang TK. Indo Ocean Marine yang mengangkut muatan Crude Palm Oil (CPO) mengalami kebocoran dan hampir tenggelam sebelum akhirnya kandas di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Insiden tersebut terjadi pada Kamis dini hari, (22/1/2026).
Sebanyak lima awak kapal berhasil menyelamatkan diri melalui evakuasi mandiri dengan bantuan potensi SAR (Potsar) setempat. Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 06.00 Waktu Lokal, saat kondisi perairan mulai surut dan cahaya pagi cukup memungkinkan untuk bergerak menuju daratan.
Tongkang dilaporkan kandas sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Giliyang. Lokasi kejadian berada pada koordinat 6°57’50.31” Lintang Selatan dan 114°10’29.22” Bujur Timur. Dalam situasi darurat tersebut, Potsar yang dipimpin Sekretaris Desa Banraas, H. Kahor, berperan aktif membantu awak kapal turun dari tongkang dan mengawal mereka hingga tiba dengan selamat di daratan.
Sebelumnya, pada pukul 03.13 dini hari, personel Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) memberikan arahan kepada salah satu awak kapal agar tetap bertahan di atas tongkang sambil menunggu kondisi terang dan air laut surut. Pertimbangan keselamatan menjadi alasan utama, mengingat cuaca dan gelombang laut yang belum sepenuhnya bersahabat.
Sekitar pukul 06.35, seluruh awak kapal telah berada di daratan. Mereka kemudian dievakuasi ke rumah warga terdekat untuk membersihkan diri dan menjalani proses pemulihan awal. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa ini.
Di sisi lain, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Sumenep dan Polairud telah bersiaga sejak pagi. Menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB), tim tersebut bertolak menuju Pulau Giliyang sekitar pukul 07.40 Waktu Lokal. Rencananya, kapal SAR akan bersandar di dermaga baru Desa Bancamara untuk selanjutnya menjemput dan membawa para awak kapal ke titik evakuasi lanjutan.
Adapun awak tongkang yang dievakuasi terdiri dari Jumanto (Bosun), Wibowo Ari Murdiyanto, Dwi Karunianto, dan Sudirman (kelasi), serta Briptu Ribut Prasetyo yang bertugas sebagai pengawal dari unsur kepolisian.
Tongkang TK. Indo Ocean Marine diketahui berlayar dari Kalimantan Selatan menuju Gresik, Jawa Timur. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebocoran tongkang masih dalam penelusuran pihak berwenang.













