SUMENEP | KLIKTIMES.ID – SD QISMu Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter Islami siswa melalui kegiatan Darul Arqam. Program pembinaan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai keislaman, kepemimpinan, serta kepedulian sosial sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut diikuti para siswa dengan antusias. Sejak hari pertama, mereka mendapatkan materi penguatan akidah, khususnya pemahaman tentang rukun iman dan rukun Islam sebagai pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
Pembelajaran dikemas dengan metode interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain materi di dalam kelas, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas yang melatih keberanian tampil di depan teman-teman, mempererat kebersamaan, serta membangun rasa percaya diri.
Kepala SD QISMu, Ustadzah Yunita Rika Astari, mengatakan kegiatan Darul Arqam merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah.
“Darul Arqam bukan hanya kegiatan belajar agama, tetapi juga proses pembentukan karakter. Kami ingin menanamkan akidah yang kuat, membiasakan akhlak yang baik, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada diri siswa sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus menikmati setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung.
“Kami melihat anak-anak sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya belajar dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari pengalaman kebersamaan, keberanian tampil, dan bagaimana saling menghargai teman,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat.
“Bagi kami, pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang utuh. Anak-anak harus memiliki akidah yang kuat, akhlak yang baik, dan kepercayaan diri untuk menjadi pemimpin di masa depan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari pembelajaran nilai kepedulian sosial, para siswa juga diajak mempraktikkan semangat berbagi dengan membagikan takjil kepada masyarakat di sekitar sekolah.
“Kegiatan berbagi takjil ini menjadi cara sederhana untuk mengajarkan anak-anak tentang kepedulian dan empati. Mereka belajar bahwa berbagi kepada sesama adalah bagian dari nilai Islam yang harus dibiasakan sejak kecil,” jelas Yunita.
Melalui kegiatan Darul Arqam, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga pengalaman yang membentuk karakter dan sikap mereka dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah kecil dalam menyiapkan generasi Rabbani yang berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.












