BeritaPendidikan

RA Nahdlatul Athfal Raih Akreditasi B Pertama Kali, Guru Ceritakan Deg-degan Saat Visitasi

446
×

RA Nahdlatul Athfal Raih Akreditasi B Pertama Kali, Guru Ceritakan Deg-degan Saat Visitasi

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN | KLIKTIMES.ID – RA Nahdlatul Athfal mencatat sejarah baru setelah resmi meraih akreditasi B berdasarkan Surat Keputusan BAN-PDM Nomor 562/BAN-PDM/SK/2025.

Predikat ini menjadi capaian penting karena merupakan raihan akreditasi pertama sejak lembaga yang berada di Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan itu berdiri.

Kabar menggembirakan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh para guru. Ustadzah Lailatul Hasanah mengaku telah menantikan hasil akreditasi tersebut sejak proses visitasi selesai dilakukan.

“Alhamdulillah setelah menunggu berbulan-bulan sejak selesainya visitasi, akhirnya nilai akreditasi keluar juga. Syukur sesuai harapan dan memuaskan,” ujarnya kepada Klik Times, Jumat (28/11/2025).

Proses akreditasi dilakukan secara komprehensif oleh tim asesor BAN-PDM. Penilaian meliputi observasi ruang kelas, metode pembelajaran, fasilitas penunjang, hingga lingkungan bermain yang mendukung perkembangan anak secara optimal.

Metode pengajaran dan kurikulum RA Nahdlatul Athfal turut menjadi perhatian utama, termasuk bagaimana lembaga ini menerapkan pembelajaran yang ramah anak dan sesuai standar PAUD.

Selain observasi, tim asesor juga melakukan wawancara mendalam dengan para tenaga pendidik serta orang tua murid.

“Pada saat itu kami sempat diwawancarai tentang proses belajar mengajar. Mungkin tim ingin memastikan kompetensi dan dedikasi guru,” jelas Ustadzah Jamilatur Rahmah.

Sementara itu, Ustadzah Yuliana Ningsih, yang baru pertama kali menghadapi visitasi akreditasi, mengaku sempat tegang.

“Jujur pada waktu itu saya agak nervous, terutama saat diwawancarai tim asesor. Mungkin karena ini pengalaman pertama ya,” kenangnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa para guru berkomitmen terus meningkatkan kemampuan demi memajukan lembaga.

Sebagai informasi, RA Nahdlatul Athfal saat ini memiliki sekitar 31 peserta didik, mulai dari kelompok nol kecil hingga nol besar. Setiap kelas ditangani oleh dua guru untuk memastikan pembelajaran berlangsung efektif, personal, dan interaktif.

Selama proses belajar, orang tua tidak diperkenankan masuk ke dalam kelas. Kebijakan ini diberlakukan agar guru bisa fokus mengembangkan potensi anak secara menyeluruh, mulai dari aspek kognitif, sosial, hingga emosional.

Dengan diraihnya akreditasi B, RA Nahdlatul Athfal diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi pilihan utama orang tua dalam memberikan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *