SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep Komisariat Lancaran resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2026–2027. Pelantikan tersebut berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Minggu (15/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 45 pengurus HMI dan 30 pengurus Korps HMI-Wati (Kohati) resmi dilantik.
Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, alumni, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai wilayah di Kecamatan Guluk-Guluk. Kegiatan ini mengusung tema “HMI: Inkubator Kepemimpinan Adaptif yang Berlandaskan Keislaman dan Keindonesiaan Menuju Insan Cita.”
Ketua panitia pelaksana, Mohammad Ikbal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menyukseskan acara pelantikan ini. Tanpa partisipasi dan dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ketua Umum HMI Komisariat Lancaran terpilih, Khairul Kayyis, menegaskan bahwa HMI merupakan ruang kaderisasi yang berperan sebagai inkubator kepemimpinan bagi mahasiswa.
Menurutnya, HMI menjadi tempat bagi kader untuk ditempa dengan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sehingga mampu berkontribusi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Bagi saya, HMI adalah inkubator tempat kader ditempa dengan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, sehingga mereka dapat membawa nilai-nilai tersebut dan menjadi agen perubahan di masyarakat,” kata Kayyis.
Sementara itu, Ketua Umum demisioner, Achmad Ramdhan Furqoni, menilai kader HMI ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai dasar ke-HMI-an.
“Kader HMI harus memiliki wawasan mengenai nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi fondasi organisasi. Mengingat tantangan ke depan semakin kompleks, pemahaman nilai-nilai ke-HMI-an menjadi sangat penting,” ujarnya.
Perwakilan Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Sumenep, Tsabit, juga memberikan pesan kepada para kader. Ia menegaskan bahwa alumni memberikan ruang kebebasan berekspresi kepada kader HMI selama dilandasi dengan niat yang baik.
“Kami selaku alumni memberikan privilege berupa kebebasan berekspresi kepada kader HMI. Maka jangan takut salah, tetapi jangan sampai memiliki niat yang salah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hanif Hasan yang hadir sebagai keynote speaker menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan moral.
Menurutnya, kecerdasan intelektual kader HMI selama ini tidak diragukan. Namun, ia mengingatkan bahwa kecerdasan moral juga harus terus dijaga dan diperkuat.
“Kecerdasan intelektual kader HMI tidak diragukan. Namun kecerdasan moral semakin hari semakin tergerus. Padahal selain intelektual, kecerdasan moral menjadi kunci untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta diridhai Allah SWT,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan buka puasa bersama yang dihadiri para alumni dan tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan musyawarah terkait rencana pembangunan komisariat permanen HMI Komisariat Lancaran.












