Berita

Pengembangan SID di Desa Aeng Merah Jadi Sorotan, Anggaran DD Capai Puluhan Juta

66
×

Pengembangan SID di Desa Aeng Merah Jadi Sorotan, Anggaran DD Capai Puluhan Juta

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Pengembangan sarana informasi desa atau Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Aeng Merah, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, kian menjadi sorotan publik.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, anggaran Dana Desa (DD) untuk pengembangan SID dialokasikan cukup signifikan selama dua tahun terakhir.

Pada tahun anggaran 2023, Desa Aeng Merak mengucurkan total Rp 78.000.000 untuk pengembangan SID. Anggaran ini terbagi ke dalam beberapa paket pekerjaan, masing-masing senilai Rp 12.000.000, Rp 24.000.000, Rp 18.000.000, dan Rp 24.000.000.

Sementara itu, pada tahun anggaran 2024, pengembangan SID kembali menjadi salah satu prioritas desa dengan total anggaran Rp 58.800.000, terbagi dalam paket senilai Rp 18.000.000, Rp 12.000.000, Rp 4.800.000, dan Rp 24.000.000.

Dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 136 juta selama dua tahun terakhir, perhatian publik terhadap efektivitas dan dampak pengembangan SID di Desa Aeng Merah semakin meningkat. Masyarakat berharap sistem ini dapat benar-benar mempermudah akses informasi dan pelayanan publik di tingkat desa, sekaligus mendukung transparansi pengelolaan anggaran.

Aktivis Bumi Sumekar, Faynani, mengungkapkan kekhawatirannya terkait penggunaan anggaran tersebut.

“Anggaran yang begitu besar untuk SID patut dipertanyakan. Apakah benar-benar digunakan untuk kepentingan publik atau sekadar formalitas belaka?” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Faynani juga menekankan pentingnya audit independen untuk memastikan transparansi.

“Kita berharap ada pengawasan yang jelas. Jangan sampai anggaran ini hanya menjadi catatan di atas kertas, sementara manfaatnya untuk masyarakat sangat minim,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat berhak mengetahui secara rinci setiap penggunaan Dana Desa.

“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas. Apalagi untuk sistem yang menyangkut informasi publik, efeknya langsung terhadap pelayanan warga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aeng Merah, Asnawi, saat dikonfirmasi pewarta Kliktimes melalui pesan WhatsApp belum memberikan respons hingga berita ini diterbitkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *