SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Akses keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, kini mendapat dorongan baru. Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH AP) Muhammadiyah Sumenep resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Sumenep, Minggu (15/2/2026).
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. LBH AP Muhammadiyah langsung menandatangani kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, menegaskan komitmen untuk memperluas layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat.
Acara pelantikan dipimpin Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Dr. Zainuddin, dan dihadiri Ketua Ombudsman sekaligus Majelis Penasehat Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Dr. Moh Najih, serta jajaran pengurus LBH AP tingkat pusat dan wilayah. Tak ketinggalan, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, R. Achmad Syahwan Effendy, hadir memberikan dukungan.
Dalam arahannya, Dr. Moh Najih menekankan pentingnya peran Muhammadiyah di sektor advokasi publik.
“LBH AP Sumenep harus hadir dengan sikap tegas, objektif, dan berpihak pada keadilan. Ini bukan sekadar simbol organisasi, tetapi garda terdepan pendampingan hukum masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ujarnya.
Momentum pelantikan juga diwarnai penandatanganan Kesepakatan Bersama antara LBH AP, PDM Sumenep, dan Bupati Sumenep. Sinergi ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Tak berhenti di situ, LBH AP Muhammadiyah Sumenep juga menjalin kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep. Kerja sama ini memfokuskan layanan pengaduan masyarakat melalui call center darurat 112, mempermudah warga kurang mampu mendapatkan bantuan hukum secara cepat dan responsif.
Plt Sekda Kabupaten Sumenep menyambut positif kehadiran LBH AP Muhammadiyah. Menurutnya, lembaga advokasi ini memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta menjaga stabilitas demokrasi dan keadilan daerah.
Sementara itu, Ketua LBH AP Muhammadiyah Sumenep, Safrawi, SH, menegaskan komitmen lembaganya untuk bekerja profesional, independen, dan berintegritas.
“Kami siap memberikan pendampingan hukum yang adil, transparan, dan terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang. Sinergi dengan semua pihak menjadi kunci tegaknya supremasi hukum,” tegasnya.
Pelantikan LBH AP Muhammadiyah Sumenep menjadi tonggak baru penguatan advokasi hukum di daerah. Langkah ini sekaligus menegaskan kontribusi Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkemajuan.













