Kolom

Konser Amal Valen Akbar di GOR A. Yani, Akankah Sultan Sumenep dan Pengusaha Rokok Terpantik Beramal?

471
×

Konser Amal Valen Akbar di GOR A. Yani, Akankah Sultan Sumenep dan Pengusaha Rokok Terpantik Beramal?

Sebarkan artikel ini
Mila Nurwanti (Kiri) dan Achmad Valen Akbar (Kanan) Bakal Tampil di Stadion GOR A. Yani Sumenep Malam ini. Foto/Kliktimes.

KLIKTIMES.ID – Kedatangan penyanyi dangdut muda Achmad Valen Akbar atau yang akrab dijuluki Pangeran Dangdut ke kampung halamannya di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tak sekadar memantik riuh para penggemar. Lebih dari itu, kehadiran Valen menjelma menjadi momentum kepedulian yang membawa berkah bagi sesama.

Di bawah komando Bawang Mas Group milik H. Khairul Umam atau Haji Her, konser yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Kamis (1/1/2025), sukses menggalang donasi fantastis. Total dana yang terkumpul mencapai Rp1.112.000.000, yang seluruhnya diperuntukkan bagi korban banjir di Aceh dan Sumatra.

Dari jumlah tersebut, Haji Her kembali menunjukkan peran sentralnya dengan menyumbang setengah miliar rupiah. Donasi ini melengkapi bantuan yang sebelumnya juga disalurkan Haji Her kepada korban banjir di Aceh sebagai wujud solidaritas bertajuk “Madura Peduli Aceh”.

Dukungan juga datang dari jajaran pimpinan daerah. Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati H Sukriyanto masing-masing menyumbang Rp25 juta. Pengusaha rokok H. Yaqub turut ambil bagian dengan donasi sebesar Rp100 juta. Sementara sisanya berasal dari partisipasi para penggemar yang memadati stadion, membuktikan bahwa panggung hiburan mampu menjadi ruang solidaritas kemanusiaan.

Spirit kepedulian itu kini merambat hingga Kabupaten Sumenep. Malam ini, runner-up D’Academy 7, Achmad Valen Akbar, dijadwalkan tampil bersama Mila Nurwanti, sesama jebolan Dangdut Academy 7, dalam konser amal bertajuk “Konser Amal untuk Bencana Sumatera dan Aceh.

Acara tersebut akan digelar di GOR A. Yani, Kota Sumenep, pada Sabtu malam. Konser dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB atau setelah Salat Isya.

Sebagai informasi, Konser amal ini merupakan hasil kolaborasi antara Radhiesta, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep serta Go Sumenep. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh dalam beberapa waktu terakhir.

Namun demikian, Gelaran ini pun menyedot perhatian publik Sumenep. Bukan hanya soal hiburan, tetapi juga tentang seberapa besar kepedulian sosial yang bisa digerakkan. Sorotan pun mengarah pada salah satu figur sentral dunia usaha di Sumenep, Haji Mukmin, pengusaha yang kerap dijuluki Sultan Ganding Sumenep.

Nama Haji Mukmin mencuat sebagai simbol kekuatan ekonomi lokal yang selama ini dikenal luas. Kehadirannya, baik secara langsung maupun melalui donasi, dinanti publik sebagai penanda bahwa solidaritas kemanusiaan juga tumbuh dari para pelaku usaha daerah. Di tengah konser amal yang sarat pesan empati, langkah Haji Mukmin dinilai berpotensi menjadi contoh bagi pengusaha lainnya.

Pertanyaan pun mengemuka, apakah Haji Mukmin akan tergerak untuk ikut menyisihkan sebagian hartanya demi membantu korban bencana di Sumatra dan Aceh? Lebih jauh, mungkinkah ia turut menggerakkan rekan-rekan sesama pengusaha seperti Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep H. Shofwan Wahyudi, H. Rahem, H. Faiz, H. Ghufron, H. Farid serta pengusaha lainnya untuk berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada Arinna Premium Hijab dengan Owner Hj. Arinah Hidayah. Selama ini, Arinna dikenal luas sebagai pelaku usaha yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Publik pun menanti, apakah kepedulian itu kembali terwujud dalam konser amal di Sumenep malam ini.

Tak hanya dari kalangan pengusaha, sorotan juga mengarah kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim. Publik pun menanti, akankah keduanya menunjukkan kepedulian serupa seperti yang ditunjukkan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, serta kejutan apa yang berpotensi dihadirkan dalam gelaran tersebut.

Namun demikian, fokus utama publik tetap tertuju pada figur-figur ekonomi lokal, khususnya pengusaha rokok Sumenep, yang diyakini mampu menjadi lokomotif gerakan solidaritas.

Semua mata kini tertuju ke Sumenep. Kita tunggu, apakah Haji Mukmin, Sultan Ganding Sumenep bersama pengusaha lainnya akan terpanggil nuraninya untuk menjadikan konser amal ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan jembatan kemanusiaan yang nyata atau seperti apa. Wallahu a’lam. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *