Kepala Dinsos Sumenep Akui Banyak Penerima Lama Masih Nikmati Bansos, Minta Mahasiswa Ikut Kawal

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos P3A Sumenep. Foto/Kanal News.

i

Kepala Dinsos P3A Sumenep. Foto/Kanal News.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Audiensi antara Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sumenep dengan DPRD serta sejumlah OPD, Selasa (26/8/2025), memunculkan pengakuan mengejutkan dari Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep.

Kepala Dinsos, Mustangin, secara terbuka mengakui bahwa masih banyak penerima lama bantuan sosial (bansos) yang seharusnya sudah dicabut haknya namun tetap menikmati bantuan.

Masalah tersebut, kata Mustangin, menjadi salah satu penyebab data bansos kerap tumpang tindih dan memicu ketidakadilan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tahu ada oknum yang memanfaatkan situasi ini. Banyak penerima lama yang seharusnya sudah tidak layak, tetapi haknya belum dicabut dan mereka tetap menerima bantuan,” ujarnya.

Mustangin pun tidak menutup mata bahwa kecurangan serupa masih terjadi di berbagai desa. Ia berharap mahasiswa ikut berperan aktif dalam pengawasan agar kasus semacam itu bisa segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.

“Kami berharap ada bantuan dari mahasiswa untuk melaporkan melalui fasilitas yang sudah tersedia,” tambahnya.

Suasana audiensi Aliansi BEM se-Kabupaten Sumenep bersama DPRD dan sejumlah OPD membahas polemik data bansos. Foto/Klik Times.

Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras dari perwakilan mahasiswa. Koordinator Aliansi BEM Sumenep, M. Salman Farid, menilai pengakuan tersebut menunjukkan lemahnya kinerja pemerintah dalam melakukan evaluasi.

“Lucu ketika pemerintah tahu ada kecurangan tapi tidak segera ada gerakan. Kami siap turun langsung untuk menelusuri siapa yang layak dan siapa yang tidak,” tegas Salman.

Hal senada disampaikan M. Rofiqul Mukhlisin, yang menilai pemerintah tidak bisa hanya bergantung pada laporan dari masyarakat atau mahasiswa. Menurutnya, sudah seharusnya Dinsos melakukan pembaruan data secara berkala tanpa menunggu laporan.

Sementara itu, Ach. Fadlan Masykuri menyoroti kondisi di kepulauan Kangean yang masih jauh dari pemerataan bantuan. “Masih banyak warga tinggal di rumah tidak layak huni, tapi belum pernah tersentuh bansos,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, Aliansi BEM Sumenep mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari data penerima bansos, peran pendamping sosial hingga akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Salman menutup pernyataannya dengan janji bahwa mahasiswa akan terus mengawal persoalan bansos ini.

“Selagi masih ada ketimpangan dan ketidakadilan, haram hukumnya bagi kami untuk tunduk dan diam,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel kliktimes.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cipayung Plus Sumenep Gelar Konsolidasi Malam Ini, Panaskan Persiapan Aksi Solidaritas Tragedi Affan Kurniawan
PAC Ansor Guluk-Guluk beserta ribuan santri dan masyarakat siap memperingati Haul Syuhada Kiai Abdullah Sajjad
PR Bahagia Milik Haji Mukmin Targetkan Serap 700 Ton Tembakau, Terapkan Sistem Tanpa Sampel
Bea Cukai Madura Diduga Lindungi PR Cahaya Pro Milik Haji Muzakki, Satgas Diminta Turun Tangan
Bea Cukai Madura Bungkam Soal Rokok Cahaya Pro, Publik Curiga Ada Pembiaran
Kejutan Jelang Kosongnya Kursi Sekda, Nama Akh Raisul Kawim Santer Jadi Kandidat Kuat Plt Sekda Sumenep
Polsek Lenteng Ringkus 3 Pelaku Curat di Daramista
Polemik Bendera HMI Hilang di UIN Madura: Polisi Selidiki, HMI Minta Pelaku Disanksi

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:38 WIB

Cipayung Plus Sumenep Gelar Konsolidasi Malam Ini, Panaskan Persiapan Aksi Solidaritas Tragedi Affan Kurniawan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:21 WIB

PAC Ansor Guluk-Guluk beserta ribuan santri dan masyarakat siap memperingati Haul Syuhada Kiai Abdullah Sajjad

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:47 WIB

Bea Cukai Madura Diduga Lindungi PR Cahaya Pro Milik Haji Muzakki, Satgas Diminta Turun Tangan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:20 WIB

Bea Cukai Madura Bungkam Soal Rokok Cahaya Pro, Publik Curiga Ada Pembiaran

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:34 WIB

Kejutan Jelang Kosongnya Kursi Sekda, Nama Akh Raisul Kawim Santer Jadi Kandidat Kuat Plt Sekda Sumenep

Berita Terbaru

Ilul Firdaus, Aktivis Pemuda Demokrasi. Foto/Ist.

Opini

Nyawa di Bawah Roda Rantis: Catatan Kelam Demokrasi Kita

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:16 WIB