SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) menegaskan arah geraknya untuk menghadirkan jurnalisme yang beradab, profesional, dan mencerdaskan publik. Tekad ini dipertegas dalam Rapat Kerja (Raker) perdana yang digelar di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 6 Desember 2025, dan dilanjutkan konsolidasi organisasi pada Selasa (9/12/2025).
Raker yang diikuti 12 jurnalis tersebut menjadi momentum penting bagi JSI untuk merapikan langkah di tengah derasnya perubahan ekosistem media. Pada forum ini, prinsip “Ihdinas Sirotol Mustaqim” tuntunan berjalan di jalan yang lurus diangkat sebagai nilai utama yang memandu etika dan adab kewartawanan.
Ketua JSI, Igusty Madani, menegaskan bahwa jurnalis masa kini harus tampil sebagai sosok yang menyejukkan, bukan menakutkan.
“Jurnalis tidak boleh menjadi momok. Jurnalis harus mampu menjadi sahabat, keluarga, teman, dan saudara bagi masyarakat. Karena itu, profesionalisme dan adab adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Menurutnya, tugas jurnalis jauh melampaui sekadar menyampaikan informasi. Jurnalis adalah pelopor kebaikan dan penjaga mutu kehidupan demokrasi.
“Kita harus menjadi pelopor kebaikan, pelopor literasi, dan pelopor perubahan positif,” tegas Igusty.
Raker kali ini mengangkat tema “Media Cerdas, Demokrasi Kuat: Mengokohkan Peran Pers di Era Disrupsi Informasi.” Tema tersebut mencerminkan tantangan media saat ini: banjir informasi tanpa verifikasi, polarisasi digital, hingga merosotnya kualitas pengecekan data di sebagian kanal berita.
Untuk menjawab tantangan tersebut, JSI menetapkan tiga fokus utama program kerja:
1. Penguatan kaderisasi dan kemampuan teknis jurnalis, termasuk pelatihan penulisan, riset, dan verifikasi data.
2. Peningkatan standar etika dan adab pemberitaan, agar karya jurnalistik membawa manfaat, bukan kegaduhan.
3. Penciptaan ruang tumbuh inklusif, tempat anggota dapat belajar dan berinovasi.
“JSI harus menjadi bengkel kreatif bagi jurnalis Sumenep. Tempat belajar, berlatih, dan memperbaiki diri,” tambah Igusty.
Selain memperkuat internal, JSI menilai pentingnya membangun relasi konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kolaborasi dianggap strategis untuk mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang membutuhkan ruang informasi publik yang sehat.
“Media dan pemerintah harus berdampingan menjaga kualitas informasi publik,” jelasnya.
Kendati demikian, JSI juga dikenal aktif menjalankan kegiatan sosial. Program mereka mencakup pembangunan musala di Desa Jadung dan Kecamatan Manding, serta program Saku Berkah yang menyasar masyarakat dhuafa setiap pekan.
Menurut JSI, jurnalisme yang baik tidak hanya hadir dalam berita, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata.
Sebagai bagian dari agenda penguatan keilmuan, JSI melakukan kunjungan edukatif ke Migas Corner Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Senin, 8 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan menambah wawasan terkait sektor hulu migas bidang strategis yang sering disorot media.
“Jurnalis harus memahami konteks teknis industri agar pemberitaan lebih akurat dan mudah dipahami publik,” ujar Igusty.

Dari pihak SKK Migas Jabanusa, Departemen Formalitas dan Komunikasi, Cindy Koeshardini, memberikan apresiasi atas upaya JSI memperkuat literasi energi.
“Kolaborasi dengan jurnalis sangat penting untuk membangun pemahaman publik tentang industri migas,” katanya.
Dalam sesi edukatif itu, Cindy memaparkan regulasi migas, tahapan eksplorasi, peta wilayah kerja, hingga tantangan pengelolaan energi nasional. Para jurnalis juga diajak melihat langsung ruang simulasi migas mulai dari operasi kapal hingga visualisasi proses produksi energi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, JSI menegaskan diri sebagai lembaga yang menjunjung adab, profesionalisme, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Prinsip
“Ihdinas Sirotol Mustaqim” diposisikan sebagai kompas moral untuk melahirkan karya jurnalistik yang lurus, jernih, dan membawa kebaikan.
Bagi JSI, jurnalis bukan hanya penyampai fakta, tetapi juga penjaga nalar publik, penyejuk sosial, dan pelopor literasi dalam kehidupan masyarakat.













