Berita

Jelang Ramadan, Samsat Sumenep Dipadati Warga Urus Administrasi Kendaraan

18
×

Jelang Ramadan, Samsat Sumenep Dipadati Warga Urus Administrasi Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Kepadatan parkiran sepeda motor di halaman Samsat Sumenep menandakan meningkatnya jumlah warga yang mengurus administrasi kendaraan menjelang Ramadan. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Kantor Samsat Sumenep dipadati warga yang hendak mengurus administrasi kendaraan. Lonjakan pengunjung terlihat sejak pagi hari, dengan antrean mengular di sejumlah loket pelayanan.

Mayoritas warga datang untuk membayar pajak tahunan serta melakukan perpanjangan STNK lima tahunan yang disertai cek fisik kendaraan. Aktivitas tersebut membuat suasana kantor pelayanan lebih ramai dibanding hari biasa.

Andi, warga Kecamatan Guluk-Guluk, mengaku sengaja mengurus pajak sebelum Ramadan tiba. Ia ingin memastikan seluruh kewajiban administrasi kendaraannya telah tuntas agar bisa lebih fokus menjalankan ibadah.

“Saya sengaja datang sekarang, sebelum puasa. Biasanya kalau sudah masuk Ramadan waktunya lebih terbatas,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Petugas pelayanan menyebut peningkatan jumlah wajib pajak sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Selain karena mendekati Ramadan, warga juga ingin memastikan dokumen kendaraan dalam kondisi aktif dan lengkap.

Meski terjadi lonjakan, pelayanan tetap berjalan normal. Seluruh loket dioptimalkan untuk mengantisipasi penumpukan antrean.

“Kami mengoptimalkan seluruh loket agar pelayanan tetap cepat dan nyaman. Masyarakat diimbau datang lebih awal dan membawa berkas lengkap,” kata salah satu petugas di lokasi.

Selain pajak tahunan dan pengesahan STNK, permohonan balik nama kendaraan juga mengalami peningkatan. Untuk perpanjangan lima tahunan, pemilik kendaraan diwajibkan membawa unitnya guna proses cek fisik.

Pihak Samsat juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital serta gerai Samsat keliling guna mengurangi kepadatan di kantor utama.

Meningkatnya kesadaran warga dalam menunaikan kewajiban administrasi ini diharapkan berdampak positif terhadap optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *