Berita

Jejak Warisan Rivanda, Tantangan Anang Hardiyanto Menertibkan Hiburan Malam Sumenep

33
×

Jejak Warisan Rivanda, Tantangan Anang Hardiyanto Menertibkan Hiburan Malam Sumenep

Sebarkan artikel ini
Razia aparat kepolisian di salah satu tempat hiburan malam di Sumenep, menjadi ujian awal Kapolres baru AKBP Anang Hardiyanto. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Gemerlap lampu hiburan malam tak sepenuhnya mampu menutupi sisi gelap yang masih membayangi Kabupaten Sumenep. Di balik kilau cahaya dan dentum musik, praktik ilegal seperti pesta minuman keras, peredaran narkoba, hingga dugaan mafia solar subsidi kerap menjadi ancaman laten bagi ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Di penghujung 2025, di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Rivanda, Polres Sumenep menggelar operasi cipta kondisi. Operasi ini bukan sekadar penertiban rutin, melainkan juga menjadi bagian dari warisan penegakan hukum yang kini berujung pada ujian awal bagi Kapolres baru, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., yang baru beberapa pekan menjabat.

Salah satu titik sorotan utama dalam operasi tersebut adalah Cafe Mr. Ball yang berlokasi di Dusun Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan. Tempat hiburan malam yang selama ini dikenal rawan pelanggaran itu menjadi sasaran patroli dan razia aparat kepolisian.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sumenep AKP Anwar Subagyo, S.H., didampingi Kasat Sabhara AKP Taufik Hidayat, S.H., serta Kasat Reskrim AKP Agus Rusdyanto, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah satuan.

Pada era kepemimpinan Rivanda, Polres Sumenep dikenal nyaris tanpa kompromi dalam menertibkan hiburan malam. Lokasi yang terbukti menjadi sarang peredaran miras dan narkoba tidak dibiarkan tumbuh tanpa pengawasan. Patroli terukur, razia mendadak, serta penegakan hukum yang tegas membentuk reputasi bahwa Sumenep bukan ruang bebas bagi aktivitas ilegal. Standar inilah yang kini menjadi tolok ukur bagi kepemimpinan AKBP Anang Hardiyanto.

Sejak awal menjabat, Anang Hardiyanto langsung dihadapkan pada dugaan pesta minuman keras di Mr. Ball & Lounge. Publik pun menaruh perhatian besar terhadap langkah awal Kapolres baru tersebut, menunggu sejauh mana ketegasan yang akan diambil untuk menjaga moral, ketertiban, dan keamanan masyarakat.

Sorotan juga datang dari kalangan aktivis. Andriyadi, aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), menegaskan pentingnya tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

“Kami ingin melihat tindakan nyata. Jangan sampai ada kesan aparat abai terhadap aktivitas yang merusak generasi muda,” ujar Andriyadi, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, penindakan tegas tidak hanya diperlukan terhadap hiburan malam yang lepas kendali, tetapi juga terhadap dugaan praktik mafia solar subsidi yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Hiburan malam yang tak terkendali dan mafia solar subsidi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang serius. Kepolisian harus tegas menjaga kepentingan publik dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Razia malam itu menjadi penanda awal perjalanan kepemimpinan AKBP Anang Hardiyanto di Kabupaten Sumenep. Publik kini menunggu langkah lanjutan kepolisian, tidak hanya dalam menindak dugaan pesta miras di Mr. Ball, tetapi juga dalam membongkar berbagai praktik ilegal lain yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, pewarta Kliktimes masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolres Sumenep terkait isu tersebut. Ekspektasi publik pun terbilang tinggi, menjadikan keberanian dan ketegasan AKBP Anang Hardiyanto sebagai penentu apakah standar penegakan hukum yang ditinggalkan Rivanda akan dipertahankan, bahkan ditingkatkan, di Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *