Berita

Jastra Audiensi ke Polres Sumenep, Kawal Progres Audit Dugaan Korupsi Rumah Produksi

55
×

Jastra Audiensi ke Polres Sumenep, Kawal Progres Audit Dugaan Korupsi Rumah Produksi

Sebarkan artikel ini
Jastra saat audiensi ke Polres Sumenep. Foto/Andi.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Jaringan Strategi Pemuda (Jastra) menggelar audiensi ke Polres Sumenep, Selasa (6/1/2025). Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Inspektorat terkait progres audit investigasi dugaan tindak pidana korupsi rumah produksi wirausaha muda.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Sumenep, Ipda Okta Afriasdyanto bersama Kanit Pidkor Polres Sumenep, Aiptu Hariyanto, SH.

Dalam pertemuan itu, Aiptu Hariyanto menyampaikan bahwa penanganan perkara Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) saat ini sepenuhnya difokuskan di Kejaksaan. Langkah tersebut diambil guna menghindari terjadinya dualisme penindakan antarpenegak hukum.

Selain itu, pihak kepolisian juga menegaskan tidak ada pelepasan terhadap pelaku dalam kasus dugaan mafia BBM yang belakangan turut menjadi sorotan publik.

“Proses hukum BSPS difokuskan di kejaksaan karena data yang dimiliki lebih lengkap dan penindakannya sejalan dengan kebijakan dari pusat. Terkait dugaan pelepasan pelaku BBM, tidak ada yang dilepas. Semua berjalan sesuai aturan,” ujar Aiptu Hariyanto di hadapan aktivis Jastra.

Sebelumnya, Polres Sumenep diketahui telah berkoordinasi dan melimpahkan berkas perkara ke Inspektorat dalam rangka menentukan besaran potensi kerugian negara. Dari hasil audiensi tersebut, diperoleh titik temu bahwa berkas perkara baru sekitar tiga bulan berada di Inspektorat, sementara proses penanganan di Polres Sumenep telah berlangsung kurang lebih selama empat tahun.

Sementara itu, Ketua Jastra, Hasyim Khafani, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal dugaan tindak pidana korupsi rumah produksi wirausaha muda hingga tuntas. Ia menyebut pengawalan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada publik.

“Jaringan Strategi Pemuda akan tetap konsisten mengawal kasus ini demi pertanggungjawaban kepada publik,” tegas Hasyim.

Tak hanya persoalan rumah produksi, Jastra juga menyampaikan sejumlah isu lain dalam audiensi tersebut, di antaranya dugaan tindak pidana korupsi BSPS, dugaan pelanggaran tindak pidana kearsipan, serta dugaan pelepasan mafia BBM.

Hasyim menilai Polres Sumenep kerap diterpa isu-isu sensitif yang berpotensi menggerus kepercayaan publik. Oleh sebab itu, ia menyatakan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan tersebut secara terbuka.

“Polres sudah sering diterpa isu rumit akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. Karena itu, saya berkomitmen untuk mengawal persoalan-persoalan ini,” katanya.

Lebih lanjut, Hasyim mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran aktivis Jastra akan melakukan kajian secara komprehensif. Dalam waktu dekat, Jastra juga berencana menggelar mimbar rakyat berupa aksi demonstrasi di depan Mapolres Sumenep.

“Kami akan melakukan kajian secara menyeluruh. Setelah itu, kami akan turun ke jalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *