Berita

IWO Sumenep Teken MoU dengan Universitas PGRI Sumenep, Dorong Kampus Jadi Pusat Literasi Media dan Jurnalistik Profesional

69
×

IWO Sumenep Teken MoU dengan Universitas PGRI Sumenep, Dorong Kampus Jadi Pusat Literasi Media dan Jurnalistik Profesional

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan MoU antara IWO Sumenep dan Universitas PGRI Sumenep, disaksikan Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim. Foto/Klik Times.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas PGRI Sumenep (UPI).

Kerja sama dua lembaga ini ditegaskan lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di kampus UPI, Rabu (27/11/2025).

Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni. IWO dan UPI menargetkan pembentukan ekosistem informasi kampus yang lebih sehat, profesional, dan beretika, sejalan dengan kebutuhan generasi digital yang semakin terpapar arus informasi berkecepatan tinggi.

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret memperkuat budaya literasi di lingkungan akademik.

“Ini ikhtiar bersama agar mahasiswa dan civitas akademika semakin melek media, memahami kerja jurnalistik profesional, dan siap menghadapi derasnya informasi digital,” kata Imam.

Lebih lanjut, Imam yang akrab disapa Imam Kaconk menegaskan, IWO Sumenep akan hadir dengan serangkaian pendampingan berkelanjutan: pelatihan, workshop, hingga program penguatan kompetensi jurnalistik di level mahasiswa maupun dosen.

“Kami ingin ini berjalan nyata, bukan hanya foto-foto MoU. UPI harus menjadi kampus yang kuat dalam literasi dan mampu menghasilkan produk informasi berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Sumenep, Asmoni, menilai kerja sama dengan IWO sebagai langkah positif untuk mendekatkan dunia akademik dengan pengalaman jurnalistik di lapangan.

“IWO akan memberi perspektif praktis yang sangat dibutuhkan mahasiswa. Teori itu penting, tapi dunia media harus dipahami dari pengalaman nyata,” ujar Asmoni.

Menurutnya, hadirnya praktisi media di ruang kampus menjadi nilai tambah besar bagi mahasiswa yang akan terjun ke dunia profesional, baik di media maupun di sektor lain yang membutuhkan kemampuan literasi dan komunikasi kuat.

“Kerja sama ini diharapkan membuka ruang belajar lebih luas bagi mahasiswa. Ini bukan hanya soal menulis berita, tapi memahami bagaimana informasi bekerja,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *