SUMENEP – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menyampaikan apresiasi dan harapan mendalam terhadap peran strategis lembaga jaminan sosial milik negara tersebut.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu berharap BPJS Kesehatan terus tumbuh sebagai institusi yang inklusif, transparan dan benar-benar berpihak kepada masyarakat terutama dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata.
“Selamat ulang tahun ke-57 untuk BPJS Kesehatan. Semoga tetap menjadi mitra terbaik bagi masyarakat dalam pemenuhan hak kesehatan yang adil dan merata,” ucap Bupati Fauzi dalam keterangannya, Rabu (17/7/2025).
Menurut Bupati, selama ini BPJS Kesehatan telah memainkan peran vital dalam mendukung sistem kesehatan nasional, termasuk di daerah kepulauan seperti Sumenep. Keberadaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilainya sangat membantu masyarakat khususnya kalangan tidak mampu agar tidak lagi terbebani biaya pengobatan.
“Perjalanan 57 tahun bukanlah waktu yang singkat. Tentu banyak tantangan yang sudah dilalui. Saya berharap ke depan BPJS Kesehatan semakin profesional, makin humanis dan mampu memberikan pelayanan yang tanpa diskriminasi,” ungkap suami dari Nia Kurnia tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara BPJS Kesehatan dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Menurutnya, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta yang terlayani melainkan juga oleh kecepatan, keramahan dan kemudahan akses layanan.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Maka BPJS Kesehatan harus selalu hadir sebagai jembatan antara negara dan rakyat dalam mewujudkan Indonesia sehat,” tegasnya.
Bupati Fauzi pun menyampaikan harapan agar BPJS Kesehatan terus berbenah mengikuti dinamika zaman. Ia menilai, usia yang ke-57 adalah momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kepercayaan publik.
“Dengan usia yang makin matang, saya yakin BPJS Kesehatan mampu menjawab tantangan zaman. JKN adalah milik bersama untuk mewujudkan Indonesia yang semakin sehat,” pungkasnya.












