Berita

DLH Sumenep Gandeng Warga dan Jurnalis Bersihkan Lingkar Timur di HPSN 2026

23
×

DLH Sumenep Gandeng Warga dan Jurnalis Bersihkan Lingkar Timur di HPSN 2026

Sebarkan artikel ini
DLH Sumenep bersama Jurnalis Sumenep Independent (JSI), warga, dan organisasi peduli lingkungan membersihkan kawasan Lingkar Timur dalam rangka HPSN 2026. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep menggandeng berbagai elemen masyarakat dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

Kegiatan yang digelar Sabtu (21/2/2026) di kawasan Lingkar Timur ini melibatkan jurnalis, komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial hingga tokoh pemuda, sebagai wujud aksi nyata pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Bertajuk “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, HPSN 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan interaktif. Peserta membersihkan area Lingkar Timur, menanam pohon, dan melakukan kampanye pengelolaan sampah. Kehadiran Jurnalis Sumenep Independent (JSI) menjadi sorotan, karena selain meliput, para jurnalis juga turut turun langsung ke lapangan.

Kepala DLH Sumenep, Anwar Shahroni Yusuf, menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan sangat bergantung pada kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga individu.

“Kami berharap HPSN tidak hanya menjadi seremonial tahunan. Lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif semua pihak. Bulan Ramadhan merupakan momentum tepat untuk menanamkan nilai-nilai ini secara mendalam,” ujar Anwar, sapaan akrabnya.

Anwar menambahkan, program peduli lingkungan tidak cukup hanya seremonial; pendidikan dan aksi nyata harus berjalan bersamaan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

“Setiap langkah kecil, seperti menanam pohon atau mengurangi sampah plastik, akan membentuk kesadaran kolektif yang mampu mengubah masa depan daerah kita,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi keterlibatan warga, komunitas, dan jurnalis dalam HPSN 2026. Ia menekankan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut Bupati Fauzi menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Bupati Fauzi.

Lebih jauh, Bupati Fauzi memberikan apresiasi khusus terhadap partisipasi aktif warga dan jurnalis yang turun langsung ke lapangan, menekankan bahwa keterlibatan nyata menjadi kunci menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi seluruh warga, komunitas, dan jurnalis yang turun tangan langsung. Semoga kesadaran peduli lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya,” ucapnya.

Dengan keterlibatan aktif DLH, jurnalis dan warga, HPSN 2026 di Sumenep menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Kegiatan ini berubah menjadi gerakan nyata yang membangun kesadaran kolektif sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *