Berita

Bulog Madura Gandeng DKPP Sumenep Jalankan Sergab di Musim Panen Raya

1049
×

Bulog Madura Gandeng DKPP Sumenep Jalankan Sergab di Musim Panen Raya

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Perum Bulog Kantor Cabang Madura bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep saat diskusi koordinasi kerja sama program Serap Gabah (Sergab) menjelang musim panen raya. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Perum Bulog Kantor Cabang Madura memperkuat sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep guna menyukseskan program Serap Gabah (Sergab) menjelang musim panen raya, Rabu (28/1/2026).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong swasembada pangan nasional, sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani yang kerap tertekan saat produksi melimpah.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Madura, Muhammad Zaenal Muttaqin, mengatakan kerja sama tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan harga bagi petani agar tidak jatuh saat panen raya berlangsung.

“Yang jelas, kerja sama ini bertujuan menyukseskan program pemerintah dalam swasembada pangan sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, terutama pada saat panen raya,” ujar Zaenal kepada Kliktimes.

Menurut Zaenal, melalui program Sergab, Bulog akan berperan sebagai penyangga harga sekaligus mitra strategis petani di daerah. Ia menilai, dampak positif program ini tidak hanya dirasakan secara lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

“Harapannya, harga gabah di tingkat petani bisa stabil, kesejahteraan petani meningkat, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat, khususnya di Kabupaten Sumenep,” katanya.

Sementara itu, DKPP Kabupaten Sumenep menyambut positif pelaksanaan program Sergab yang digulirkan pemerintah pusat bekerja sama dengan Perum Bulog. Program ini dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi petani, terutama saat musim panen raya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyebut Sergab menjadi solusi konkret bagi petani karena Bulog akan turun langsung ke lapangan untuk menyerap gabah hasil panen.

“Bulog nantinya menjemput gabah langsung ke petani. Dengan begitu, petani tidak perlu khawatir soal penyerapan hasil panen,” ujar Chainur yang akrab disapa Inung.

Lebih lanjut, Inung menjelaskan DKPP Sumenep telah berkoordinasi dengan Bulog untuk memetakan wilayah sentra produksi padi di sejumlah kecamatan. Pemetaan tersebut dilakukan agar pelaksanaan Sergab berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan potensi produksi daerah.

Selain itu, DKPP juga akan melakukan pendampingan kepada petani, khususnya terkait kualitas gabah yang akan diserap Bulog. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan mutu hasil panen sekaligus mendongkrak nilai jual gabah di tingkat petani.

“Kami akan mendampingi petani agar gabah yang dihasilkan sesuai dengan kriteria penyerapan Bulog,” ujarnya.

Inung menegaskan, keberhasilan program Sergab sangat bergantung pada keterlibatan aktif petani dan kelompok tani. Ia optimistis, jika dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, program ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.

“Harapannya, Sergab benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh petani, terutama dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *