Bea Cukai Madura Bungkam Soal Rokok Cahaya Pro, Publik Curiga Ada Pembiaran

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bea Cukai Madura. Foto/Klik Times.

i

Kantor Bea Cukai Madura. Foto/Klik Times.

PAMEKASAN | KLIKTIMES.ID – Peredaran rokok merek Cahaya Pro di Madura kembali menuai sorotan publik. Produk asal Pamekasan yang diproduksi oleh PR Cahaya Pro milik Haji Muzakki itu diduga kuat menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan.

Kendati demikian, rokok tersebut tetap beredar luas di pasaran tanpa hambatan berarti. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan penindakan dari pihak terkait.

Yang lebih menjadi perhatian publik, Bea Cukai Madura hingga kini memilih bungkam terkait dugaan penyalahgunaan pita cukai tersebut. Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Andru Iedwan Permadi, belum merespons konfirmasi pewarta yang dilayangkan sejak Rabu (27/8/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap diam ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat. Alih-alih meredakan kegelisahan, bungkamnya otoritas justru memunculkan spekulasi adanya pembiaran atau bahkan hal lain yang ditutupi.

“Kalau aparat diam saja, masyarakat wajar curiga. Apalagi bukti visualnya sudah jelas, rokok itu pakai pita cukai SKT, tapi fisiknya seperti SKM dengan filter. Lalu kenapa tidak ada tindakan? Jangan-jangan ada permainan di dalamnya,” kata Asis, warga Sumenep, kepada pewarta.

Menurut Asis, bungkamnya Bea Cukai lebih mengkhawatirkan dibandingkan peredaran rokok itu sendiri. Ia menilai, ketidakjelasan sikap otoritas bisa merusak kepercayaan publik terhadap penegakan aturan.

“Kalau mereka berani tegas, masyarakat akan tenang. Tapi kalau diam, publik bisa berpikir ada sesuatu di balik ini,” ujarnya.

Sementara itu, di lapangan rokok Cahaya Pro tetap mudah ditemukan di warung kecil hingga toko kelontong di Pamekasan dan Sumenep. Distribusinya lancar tanpa hambatan, seolah-olah tidak ada masalah sama sekali.

Follow WhatsApp Channel kliktimes.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cipayung Plus Sumenep Gelar Konsolidasi Malam Ini, Panaskan Persiapan Aksi Solidaritas Tragedi Affan Kurniawan
PAC Ansor Guluk-Guluk beserta ribuan santri dan masyarakat siap memperingati Haul Syuhada Kiai Abdullah Sajjad
PR Bahagia Milik Haji Mukmin Targetkan Serap 700 Ton Tembakau, Terapkan Sistem Tanpa Sampel
Bea Cukai Madura Diduga Lindungi PR Cahaya Pro Milik Haji Muzakki, Satgas Diminta Turun Tangan
Kejutan Jelang Kosongnya Kursi Sekda, Nama Akh Raisul Kawim Santer Jadi Kandidat Kuat Plt Sekda Sumenep
Polsek Lenteng Ringkus 3 Pelaku Curat di Daramista
Polemik Bendera HMI Hilang di UIN Madura: Polisi Selidiki, HMI Minta Pelaku Disanksi
Kepala Dinsos Sumenep Akui Banyak Penerima Lama Masih Nikmati Bansos, Minta Mahasiswa Ikut Kawal

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:38 WIB

Cipayung Plus Sumenep Gelar Konsolidasi Malam Ini, Panaskan Persiapan Aksi Solidaritas Tragedi Affan Kurniawan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:21 WIB

PAC Ansor Guluk-Guluk beserta ribuan santri dan masyarakat siap memperingati Haul Syuhada Kiai Abdullah Sajjad

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:47 WIB

Bea Cukai Madura Diduga Lindungi PR Cahaya Pro Milik Haji Muzakki, Satgas Diminta Turun Tangan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:20 WIB

Bea Cukai Madura Bungkam Soal Rokok Cahaya Pro, Publik Curiga Ada Pembiaran

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:34 WIB

Kejutan Jelang Kosongnya Kursi Sekda, Nama Akh Raisul Kawim Santer Jadi Kandidat Kuat Plt Sekda Sumenep

Berita Terbaru

Ilul Firdaus, Aktivis Pemuda Demokrasi. Foto/Ist.

Opini

Nyawa di Bawah Roda Rantis: Catatan Kelam Demokrasi Kita

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:16 WIB