SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Akses jalan di sekitar Pondok Pesantren Annuqayah, Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, kini berangsur membaik. Jalan yang sebelumnya rusak dan kerap dikeluhkan warga serta para santri, mulai diperbaiki melalui program BKK Aspirasi DPRD yang diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Hanura, Moh. Ramzi.
Perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diserap Ramzi saat melaksanakan reses dan komunikasi langsung dengan warga. Melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Aspirasi DPRD, kebutuhan infrastruktur di kawasan pendidikan dan keagamaan itu akhirnya dapat direalisasikan.
Ramzi menegaskan bahwa infrastruktur di lingkungan pesantren selayaknya menjadi prioritas pembangunan. Selain menjadi jalur utama aktivitas warga, akses tersebut juga dilalui para santri dan wali santri dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, melalui BKK Aspirasi DPRD, kebutuhan masyarakat bisa kita wujudkan. Jalan ini merupakan akses vital bagi santri dan warga sekitar. Jika kondisinya rusak, tentu akan menghambat kegiatan belajar maupun aktivitas ekonomi,” ujar Ramzi saat dikonfirmasi Kliktimes, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, BKK Aspirasi DPRD bukan sekadar program formalitas, melainkan instrumen konkret agar suara masyarakat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Sebagai anggota DPRD, tanggung jawab kami bukan hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan ada realisasi yang dapat dirasakan langsung manfaatnya. BKK ini menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan anggaran daerah,” tegasnya.
Pria yang juga menjabat Ketua DPC Hanura Sumenep itu menambahkan, Ponpes Annuqayah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda Sumenep. Karena itu, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi bagian penting dalam menunjang proses pendidikan.
“Pesantren ini adalah kebanggaan Sumenep. Sudah sepatutnya akses dan fasilitas penunjangnya kita perhatikan bersama agar aktivitas pendidikan berjalan aman dan nyaman,” katanya.
Ramzi berharap, perbaikan jalan melalui BKK Aspirasi DPRD tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang. Akses yang baik diyakini mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Jika akses lancar, distribusi barang menjadi lebih mudah, pedagang kecil terbantu, dan aktivitas warga tidak lagi terganggu. Infrastruktur adalah fondasi kesejahteraan,” ujarnya.
Mantan aktivis PMII itu juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus memastikan setiap BKK Aspirasi DPRD benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga. Partisipasi masyarakat sangat penting agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.













