Berita

Truk Galian C Tanpa Terpal Melintas di Depan Rumah Bupati Sumenep, Warga Soroti Pengawasan

12
×

Truk Galian C Tanpa Terpal Melintas di Depan Rumah Bupati Sumenep, Warga Soroti Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Truk Nopol M 8594 VC Tanpa Terpal Melintas Depan Rumah Bupati Sumenep. Foto/Kliktimes.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Sebuah truk pengangkut material galian C tanpa penutup terpal kembali melintas di Kabupaten Sumenep, Senin (16/2/2026). Ironisnya, kendaraan bermuatan material Galian c itu melaju tepat di depan kediaman Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Truk bernomor polisi M 8594 VC membawa muatan material Galian c itu menggunung di bak belakang tanpa pengaman memadai. Saat melintas, debu halus beterbangan, menyebar ke badan jalan, dan ikut terbawa kendaraan lain yang melintas.

Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang berada di belakang truk. Material yang tidak tertutup berpotensi tercecer dan memicu kecelakaan.

Midi, salah satu pengendara yang berada di belakang truk, mengaku terpaksa memperlambat kendaraannya karena pandangan terganggu debu tebal.

“Saya tepat di belakang truk itu. Debunya tebal sekali sampai hampir masuk ke mata. Akhirnya saya kurangi kecepatan karena takut terjadi apa-apa,” ujarnya.

Menurut Midi, kejadian serupa bukan kali pertama. Ia menilai pengawasan dari pihak berwenang masih lemah sehingga truk tanpa terpal tetap beroperasi bebas di jalan raya.

“Kalau terus dibiarkan, risikonya besar bagi pengendara, apalagi motor. Kita yang di belakang ini yang paling terdampak. Seharusnya ada penindakan supaya sopir patuh aturan,” kata Midi.

Ia menambahkan, aparat sebaiknya melakukan razia rutin, bukan hanya sesekali.

“Terpal itu bukan sekadar formalitas, tapi soal keselamatan. Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak,” ujarnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan angkutan barang wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk memastikan muatan tidak jatuh, tercecer, maupun membahayakan pengguna jalan lain.

Namun, praktik truk bermuatan tanpa terpal masih ditemukan, bahkan di kawasan yang tergolong strategis, menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat dari pihak berwenang.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp memilih bungkam. Pesan yang dikirim centang biru, tetapi tidak direspons.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *