Berita

Angin Puting Beliung Terjang Desa Karduluk, 176 Rumah dan 2 Musala Warga Rusak

17
×

Angin Puting Beliung Terjang Desa Karduluk, 176 Rumah dan 2 Musala Warga Rusak

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah warga di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung. Foto/Jalal.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (1/2/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan rumah warga roboh dan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya empat dusun terdampak dalam kejadian tersebut, yakni Dusun Dunggaddung, Rengperreng, Moralas, dan Berruh yang berada di wilayah Desa Karduluk.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan permukiman warga. Hempasan angin merobohkan atap rumah, merusak dinding bangunan, hingga membuat sejumlah rumah kehilangan bagian teras. Kondisi ini membuat warga panik dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga.

Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, menyampaikan bahwa dampak bencana kali ini tergolong cukup besar. Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukan pemerintah desa bersama perangkat dan relawan, jumlah bangunan yang rusak mencapai ratusan unit.

“Data yang masuk ada 174 rumah warga dan 2 musala yang mengalami kerusakan,” kata Faruq saat dikonfirmasi Kliktimes, Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut, Faruq menegaskan pemerintah desa berkomitmen untuk mengupayakan penanganan maksimal bagi warga terdampak. Menurutnya, proses pemulihan pascabencana akan dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak serta instansi terkait.

“Kami di desa akan berupaya maksimal agar warga yang terdampak bisa terbantu. Tentunya kami bekerja sama dengan semua pihak dan dinas terkait, termasuk BAZNAS dan Lazisnu NU,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laily Maulidi, mengatakan proses penanganan masih terus berjalan. Saat ini, tim BPBD masih melakukan asesmen lanjutan di lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan warga serta tingkat kerusakan bangunan.

“Teman-teman masih melakukan asesmen,” kata Laily singkat kepada Kliktimes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *