KLIKTIMES.ID – Kekalahan Madura United dari Persebaya Surabaya pada Derbi Suramadu, laga pekan ke-16 Super League 2025/2026, kembali membuka luka lama yang belum juga sembuh.
Laskar Sape Kerrab seolah kehabisan napas setiap kali berhadapan dengan Bajol Ijo, sebuah skenario yang berulang, nyaris menjelma takdir yang sulit dihindari.
Ada aroma kutukan yang terus menghantui Madura United setiap kali duel satu pulau ini tersaji. Entah bermain di kandang atau tandang, tekanan selalu terasa lebih berat, seakan Green Force tahu betul di mana harus menusuk dan kapan harus mematikan perlawanan.
Statistik pun tak pernah berdusta. Dilansir Kliktimes dari berbagai sumber, catatan pertemuan kedua tim menunjukkan Persebaya Surabaya tampil jauh lebih nyaman dan efektif dalam Derbi Suramadu.
Catatan Kelam Madura United vs Persebaya Surabaya
Dominasi kemenangan
Dari total pertemuan di Super League, Persebaya Surabaya mencatat tujuh kemenangan, sementara empat laga berakhir imbang. Madura United hanya sekali merasakan manisnya kemenangan.
Produktivitas gol timpang
Persebaya Surabaya telah mengoleksi 21 gol, sedangkan Madura United baru mencetak 13 gol, mempertegas jurang efektivitas kedua tim.
Kutukan kandang sendiri
Bahkan saat bermain di markas sendiri, Madura United kerap kesulitan membendung agresivitas Green Force yang tampil tenang dan klinis di momen krusial.
Hasil pertemuan terakhir
Pada pertemuan terakhir musim 2025, Persebaya Surabaya menang tipis 1-0. Sebelumnya, pada Desember 2024, Bajol Ijo juga keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Konsistensi Green Force
Dalam rentang musim 2024–2025, hanya satu laga Derbi Suramadu yang berakhir tanpa gol. Selebihnya, Persebaya selalu mampu memaksimalkan peluang.
Satu kemenangan yang tak mengubah nasib
Madura United sempat menang telak 3-0 pada musim 2024. Namun hasil tersebut belum cukup untuk mematahkan dominasi Persebaya secara keseluruhan.
Derbi Suramadu memang selalu panas, sarat gengsi, dan penuh emosi. Namun hingga kini, statistik tetap berpihak pada Persebaya Surabaya, sementara bagi Madura United, duel ini masih terasa seperti kutukan yang belum sepenuhnya terangkat.













