BeritaNasional

KPK Gencar OTT, Pembina IKM Madura Tantang Audit Proyek di Empat Kabupaten

1337
×

KPK Gencar OTT, Pembina IKM Madura Tantang Audit Proyek di Empat Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Mohammad Hafidz Kudsi, Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKM). Foto/Ist.

JAKARTA | KLIKTIMES.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian menunjukkan taringnya dalam memberantas korupsi. Serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala daerah belakangan ini menuai apresiasi publik dan dinilai sebagai sinyal kuat keseriusan pimpinan lembaga antirasuah.

Apresiasi itu datang dari Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKM), Mohammad Hafidz Kudsi. Ia menilai maraknya OTT menjadi bukti nyata bahwa KPK bekerja serius dan konsisten menindak praktik korupsi yang menggerogoti tata kelola pemerintahan.

“OTT yang dilakukan KPK adalah peringatan keras bagi para pejabat agar menjauhi praktik korupsi, terutama pada sektor pengadaan proyek yang kerap menjadi pintu masuk penyalahgunaan wewenang,” ujar Hafidz, Selasa (16/12/2025).

Tak berhenti pada pujian, Hafidz juga menantang KPK untuk turun langsung ke wilayah Madura. Ia secara terbuka meminta KPK mengusut dugaan praktik korupsi di empat kabupaten, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

“Kalau perlu dengan OTT, silakan. Namun bila tidak, paling tidak lakukan audit menyeluruh terhadap proyek-proyek yang berjalan di Madura,” tegasnya.

Menurut Hafidz, langkah tersebut penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, sekaligus memutus mata rantai korupsi yang berpotensi terjadi di daerah. Ia berharap upaya KPK dapat terus menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Lebih jauh, Hafidz menilai pemberantasan korupsi yang konsisten akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap negara dan institusi penegak hukum.

“Korupsi adalah musuh bersama. Kita harus mendukung penuh upaya pemberantasannya demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *