BeritaDaerah

Pasca Viral Soroti Akun TikTok BuburKacangijo, Tiktoker Khairil Anwar Diteror Nomor Misterius

271
×

Pasca Viral Soroti Akun TikTok BuburKacangijo, Tiktoker Khairil Anwar Diteror Nomor Misterius

Sebarkan artikel ini
INTIMIDATIF: Tangkapan layar pesan bernada kasar dari nomor misterius yang diterima Khairil Anwar, diduga berisi ujaran penghinaan dan intimidasi pasca viralnya pemberitaan.

SUMENEP | KLIKTIMES.ID – Pasca viral pemberitaan terkait sikap aktivis lingkungan sekaligus tiktoker Khairil Anwar terhadap akun TikTok @buburkacangijo yang diduga mengandung unsur pencemaran nama baik, tekanan justru terus berdatangan.

Sejumlah nomor misterius dilaporkan masuk ke nomor pribadi Khairil dengan pesan bernada kasar, tidak beretika dan menyerang secara personal.

Berdasarkan tangkapan layar yang diperlihatkan kepada Klik Times, salah satu pesan dari nomor tak dikenal tersebut berisi kalimat bernada penghinaan dan menyerang secara personal, ditulis dengan bahasa kasar yang dinilai melanggar etika komunikasi.

Patek re bencong bennyak caca, emmakna lonte kakeh ye,” demikian isi pesan yang diterima Khairil dari nomor misterius tersebut.

Meski demikian, Khairil menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi intimidasi tersebut. Ia menilai pesan bernada ancaman dan penghinaan itu justru semakin menguatkan tekadnya untuk melanjutkan proses hukum.

“Hasrat saya justru semakin mendidih ketika menerima pesan seperti itu. Ini semakin memantapkan langkah saya untuk melanjutkan proses pelaporan,” tegas Khairil.

Menurut Khairil, munculnya nomor misterius pasca viralnya pemberitaan mencerminkan buruknya etika sebagian pengguna media digital. Ia menyayangkan masih ada pihak yang memilih jalur intimidasi ketimbang menyampaikan perbedaan pendapat secara terbuka dan bermartabat.

“Kalau berbeda pendapat, silakan sampaikan secara terbuka dan beradab. Bukan dengan teror atau pesan-pesan kotor yang justru memperlihatkan kualitas diri pengirimnya,” ujarnya.

Ia juga menilai pesan bernada intimidatif tersebut berpotensi menjadi bagian dari rangkaian dugaan pengancaman yang telah ia laporkan. Karena itu, seluruh bukti percakapan, termasuk pesan dari nomor misterius, akan dikumpulkan dan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Semua pesan itu saya dokumentasikan. Tidak ada yang saya hapus. Biar nanti hukum yang menilai, apakah ini sekadar ujaran kebencian atau sudah masuk ranah pidana,” katanya.

Lebih jauh, Khairil menegaskan tidak akan membalas intimidasi dengan cara serupa. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada mekanisme hukum yang berlaku.

“Saya tidak akan turun ke level yang sama. Negara ini punya aturan, dan saya percaya proses hukum,” ucapnya.

Meski begitu, Khairil berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan yang akan diajukannya nanti secara profesional.

“Media sosial bukan ruang gelap tanpa hukum. Setiap jejak digital ada konsekuensinya. Saya ingin ini jadi pelajaran agar masyarakat lebih bijak dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *