BeritaNasional

Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI, KH Ma’ruf Amin Serukan Media Berakhlak dan Profesional

104
×

Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI, KH Ma’ruf Amin Serukan Media Berakhlak dan Profesional

Sebarkan artikel ini
KH Ma’ruf Amin berfoto bersama Ketua Umum SMSI Firdaus dan jajaran pengurus pusat usai silaturahmi di kediaman KH Ma’ruf Amin. Foto/Klik Times.

JAKARTA | KLIKTIMES.ID – Wakil Presiden RI ke-13, KH Ma’ruf Amin, resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Penetapan itu disampaikan dalam silaturahmi pengurus pusat SMSI ke kediaman KH Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, bersama jajaran pengurus antara lain Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. (Wakil Ketua Dewan Penasehat), H. Mohammad Dawam, SH.I., M.H. (Wakil Ketua Dewan Pakar), GS Ashok Kumar (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital), RPS Aji Waskita (Bendahara Umum), Dyah Kristiningsih (Departemen Administrasi dan Keuangan), Yoga Rifai Hamzah (Direktur Big Data), Hermanto (Direktur Humas dan Pemberitaan), serta dr. Nishal Dillon dari Media Crisis Center (MCC).

Dalam pertemuan itu, pengurus SMSI menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk rencana pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Provinsi Banten.

KH Ma’ruf Amin menyambut baik langkah SMSI dalam memperkuat ekosistem media digital nasional. Menurutnya, media siber kini memiliki peran yang lebih dari sekadar penyampai informasi. Ia menegaskan, media juga bertanggung jawab dalam membentuk karakter, moral, dan kesadaran publik di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Media siber bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga pembentuk moral dan karakter masyarakat. Dalam era digital, media harus menjadi penjaga kebenaran dan penuntun akhlak publik. SMSI punya peran besar di situ,” ujar KH Ma’ruf Amin.

Mantan Rais ‘Aam PBNU itu juga menekankan pentingnya komitmen media terhadap nilai-nilai kebenaran dan kepentingan nasional. Karena itu, ia menyatakan kesediaannya memimpin Dewan Penasehat SMSI sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi dunia pers.

“Saya bersedia menjadi Ketua Dewan Penasehat SMSI agar bisa ikut memperkuat peran media siber yang sehat, profesional, dan berakhlak,” tambahnya.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, menyampaikan apresiasi atas kesediaan KH Ma’ruf Amin bergabung dan mendampingi SMSI. Ia menilai, kehadiran seorang ulama dan negarawan seperti KH Ma’ruf Amin menjadi penopang moral bagi SMSI dalam menjaga kemerdekaan dan martabat pers Indonesia.

“Beliau adalah sosok ulama dan negarawan yang menjadi teladan moral bangsa. Kehadiran KH Ma’ruf Amin memberi energi baru bagi SMSI untuk memperkuat marwah pers yang merdeka dan bermartabat,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, SMSI akan terus mendorong sinergi antara dunia pers, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem media siber nasional yang kuat, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.

Sementara itu, Prof. Dr. Taufiqurochman, Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI, menyebut KH Ma’ruf Amin sebagai figur penjaga moral bangsa yang mampu menyeimbangkan idealisme media dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Kiai Ma’ruf Amin adalah sosok penjaga moral bangsa. Dengan beliau memimpin Dewan Penasehat, SMSI mendapat bimbingan spiritual sekaligus arah kebijakan moral di era disrupsi digital,” tuturnya.

Pandangan serupa disampaikan Ilona Juwita, Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital. Ia menilai, dukungan KH Ma’ruf Amin akan memperkuat tekad SMSI untuk membangun media digital yang profesional dan beretika di seluruh Indonesia.

“Dengan arahan beliau, SMSI semakin mantap melangkah menuju kemandirian dan profesionalisme media siber yang adaptif, beretika, dan berpihak pada kepentingan bangsa,” ujar Ilona.

Sementara H. Mohammad Dawam, Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI, menegaskan bahwa KH Ma’ruf Amin bukan sekadar penasihat, melainkan simbol kebijaksanaan dan keteladanan yang akan menuntun arah pers nasional.

“Beliau bukan sekadar penasihat, tetapi juga simbol kebijaksanaan dan penuntun nilai-nilai luhur dalam kehidupan pers nasional,” kata Gus Dawam.

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Momen ini menjadi penanda penting bagi SMSI dalam memperkuat sinergi antara insan pers, tokoh bangsa, dan pemerintah menjelang pelaksanaan HPN 2026 di Banten yang diharapkan berlangsung inklusif, bermartabat, dan berkelas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *