PAMEKASAN | KLIKTIMES.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 36 Universitas Annuqayah (UA) menggelar workshop pembuatan paving block dari limbah plastik di Balai Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Minggu (21/9/2025).
Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh Kepala Desa Bicorong Abdul Latif, aparat desa, mahasiswa lintas kampus, perwakilan sekolah dan masyarakat setempat.
Workshop tersebut menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN UA Posko 36 untuk mengedukasi masyarakat dalam mengatasi persoalan limbah plastik yang semakin mengkhawatirkan.
Kepala Desa Bicorong, Abdul Latif, mengapresiasi inisiatif mahasiswa.
“Saya mengapresiasi kegiatan adik-adik KKN UA,” ujarnya dalam sambutan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 36, Ir. Aditya Dandy Firatama, S.Tr.T., M.T., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan solusi tepat guna.
“Workshop ini hadir untuk mengedukasi masyarakat agar mampu mengolah sampah plastik supaya tidak mencemari lingkungan, bahkan bisa menjadi barang yang berguna dan bernilai,” jelas Aditya sapaan akrabnya.
Aditya juga memaparkan capaian program KKN Posko 36 di Bicorong.
“Alhamdulillah semua program kami telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Kami juga sudah menerbitkan artikel jurnal pengabdian yang mengatasnamakan Desa Bicorong,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN, Romadani, menilai persoalan sampah membutuhkan pengelolaan berkelanjutan.
“Sampah merupakan problem yang kompleks, sehingga butuh penanganan berkelanjutan agar bisa bernilai guna dan bernilai jual. Salah satunya dengan mengolahnya menjadi paving block. Namun bahan terbaik tetap plastik murni, bukan plastik yang mengandung aluminium foil,” terangnya.
Setelah sesi pemaparan, peserta workshop diajak praktik langsung membuat paving block bersama mahasiswa KKN UA. Kepala desa, aparat, mahasiswa dari berbagai kampus, hingga masyarakat terlihat antusias mengikuti proses tersebut.
Di akhir kegiatan, Abdul Latif kembali menegaskan harapannya.
“Dengan adanya kegiatan ini saya berharap masyarakat bisa konsisten mengimplementasikannya langsung di Desa Bicorong,” pungkasnya.













