BeritaDaerah

Bendera HMI Hilang Saat Demo PBAK UIN Madura, Respons Santai Warek III Jadi Sorotan

60
×

Bendera HMI Hilang Saat Demo PBAK UIN Madura, Respons Santai Warek III Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
MENEGANGKAN : Mahasiswa menyoroti respons santai Warek III UIN Madura atas hilangnya bendera HMI saat demo PBAK. Foto/Klik Times.

PAMEKASAN | KLIKTIMES.ID – Insiden hilangnya bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mewarnai hari pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Madura 2025. Bendera yang sejak awal berdiri di arena kampus itu raib setelah aksi penolakan mahasiswa, Senin (25/8/2025).

Pantauan Klik Times, sejumlah bendera organisasi mahasiswa berjajar rapi di lokasi, mulai dari PMII, GMNI, IMM, hingga HMI. Namun, usai aksi bubar, hanya bendera HMI yang tak lagi terlihat.

“Kami menyesalkan peristiwa ini. Bendera adalah simbol kehormatan organisasi. Hilangnya hanya bendera HMI menimbulkan tanda tanya besar,” kata salah seorang pengurus HMI Cabang Pamekasan.

Hilangnya atribut ini menimbulkan spekulasi. Ada yang menduga sekadar kelalaian, ada pula yang mengaitkannya dengan aksi provokatif. Bagi kader HMI, bendera bukan sekadar kain, melainkan identitas organisasi.

Di tengah keresahan itu, Wakil Rektor III UIN Madura, Pamekasan, Mohammad Ali Al Humaidy, M.Si., memberikan respons santai.

“Kalangkong-kalangkong informasi ini. Semoga berhikmah,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan ini langsung menuai sorotan. Sebagian mahasiswa menilai kampus perlu bersikap tegas, bukan justru terkesan menyepelekan.

“Jika kampus diam saja, kesan yang muncul adalah pembiaran. Padahal PBAK seharusnya jadi ruang edukasi dan pembinaan, bukan arena konflik simbolik,” ujar seorang mahasiswa baru yang enggan disebutkan identitasnya.

Hingga kini, belum jelas siapa yang mengambil bendera HMI tersebut. Pihak kampus juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Misteri hilangnya bendera masih jadi perbincangan hangat di lingkungan mahasiswa UIN Madura.

Namun begitu, Polemik raibnya bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat demo PBAK UIN Madura makin memanas. Pimpinan HMI se-UIN Madura mengecam keras insiden tersebut dan resmi melaporkannya ke pihak kepolisian.

Laporan itu sudah diterima oleh Satreskrim Polres Pamekasan. Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) tercatat dengan Nomor: STTLPM/160/SATRESKRIM/VIII/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, saat dikonfirmasi pewarta melalui pesan WhatsApp, membenarkan adanya laporan terkait dugaan hilangnya bendera HMI. Ia menegaskan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

“Masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *